SURYA.CO.ID, SURABAYA - Bintang muda Zee Asadel dan Emir Mahira menyapa penggemar dalam special screening film "Kupilih Jalur Langit" di XXI Royal Plaza Surabaya, Sabtu (11/4/2026).
Film drama religi produksi MD Pictures dan Manara Films ini, dijadwalkan akan menghiasi layar bioskop Indonesia mulai 23 April 2026 mendatang.
Kehadiran para pemeran utama seperti Zee Asadel (Amira), Emir Mahira (Furqon), Ratu Rafa (Dara) dan Neneng Wulandari (Wati) disambut antusias oleh penonton yang memadati area bioskop.
Zee Asadel mengungkapkan, bahwa memerankan karakter Amira merupakan tantangan besar karena harus mendalami sosok santriwati yang cerdas dan religius.
Karena film ini mengambil latar di Malang dan Surabaya, Zee wajib menguasai dialek lokal yang kental untuk menghidupkan dialog dalam naskah.
“Kendala bahasa memang ada, tapi kami belajar dialek bersama coach dalam waktu singkat. Insya Allah ini hasil terbaik kami,” ujar Zee.
Emir Mahira yang berperan sebagai Furqon, sosok ustaz muda yang matang secara spiritual, mengaku karakter ini sangat jauh dari kepribadian aslinya.
Ia menyebut keterlibatannya dalam proyek garapan sutradara Archie Hekagery ini, merupakan sebuah "jalur langit" untuk kembali mendekatkan diri pada agama.
“Saya sempat jauh dengan agama saat kuliah di luar negeri. Film ini menjadi kesempatan saya mendalami esensi ibadah dan kenyamanan dalam salat,” ungkap Emir.
“Saya merasa karakter ini sangat challenging karena berbeda sekali dengan diri saya. Tapi justru itu yang membuat saya tertarik,” imbuhnya.
Emir juga mengungkapkan bahwa dirinya masuk ke proyek film ini secara mendadak, karena awalnya peran Furqon akan dimainkan aktor lain.
"Awalnya peran itu bukan saya. Tapi akhirnya saya dipilih. Saya merasa ini benar-benar jalur langit untuk saya,” ungkapnya.
Dalam mendalami karakter Furqon, Emir fokus memahami sisi spiritual tokohnya, terutama terkait kekhusyukan dalam ibadah.
"Saya mencari apa esensi menjadi Furqon. Saya menemukan bahwa yang penting adalah kenyamanan dan kenikmatan dalam salat. Itu yang saya kejar selama proses pendalaman karakter,” jelasnya.
Di sisi lain, Ratu Rafa yang memerankan Dara juga menghadirkan warna berbeda dalam cerita. Karakternya menjadi salah satu elemen penting, yang memperkuat konflik emosional antara tokoh-tokoh utama.
Film berdurasi 1 jam 38 menit ini diadaptasi dari cerita viral di TikTok karya kreator konten @elizasifaa, yang sebelumnya sukses lewat kisah 'Ipar Adalah Maut'.
Kisah ini mengangkat konflik emosional seputar perjodohan, ekspektasi pernikahan dan kekuatan doa yang relevan dengan kehidupan anak muda masa kini.
Banyak penonton dalam special screening tersebut yang mengaku tersentuh, hingga menitikkan air mata menyaksikan pergulatan batin para tokohnya.
Kesuksesan narasi "Kupilih Jalur Langit" tidak lepas dari tangan dingin Eliza Sifaa dalam meramu cerita kehidupan nyata menjadi konten digital yang diminati jutaan orang.
MD Pictures melihat potensi besar ini untuk diangkat ke layar lebar, menyusul tren film adaptasi dari media sosial yang kerap mendominasi box office Indonesia.
Film ini juga menandai transformasi akting Zee Asadel setelah lulus dari JKT48, menunjukkan kematangannya dalam mengeksplorasi peran-peran yang lebih kompleks dan religius.