TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membangun greenhouse di Cangkringan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Khusus.
Program tersebut merupakan upaya konkret dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Koordinator Tim Pengabdian, Lis Noer Aini mengatakan pengabdian ini juga menjadi langkah dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui pendekatan lintas disiplin.
"Program ini berangkat dari kebutuhan langsung masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Sehingga implementasinya berupa pembangunan greenhouse ini," katanya.
Ia menegaskan program ini tidak berhenti pada pembangunan fisik, namun akan terus dikembangkan, termasuk melalui rencana pemanfaatan energi terbarukan berbasis panel surya.
“Kami berharap program ini mampu mendorong partisipasi masyarakat serta menjadi langkah awal pengembangan potensi pertanian di Cangkringan,” tandasnya.
Pengembangan greenhouse diharapkan menjadi pusat produksi sekaligus edukasi.
Program ini melibatkan 12 dosen dari berbagai bidang keilmuan, mulai dari agroteknologi, agribisnis, teknik elektro, hingga bidang kesehatan seperti kedokteran dan keperawatan.
Sebab, selain fokus pada sektor pertanian, tim pengabdian juga berkontribusi dalam bidang kesehatan dengan mendukung layanan di PKU Muhammadiyah setempat.
Subdirektorat Pengabdian Dosen, Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) UMY, Laelia Dwi Anggraini menambahkan program ini akan menjadi model pengabdian berkelanjutan.
Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mampu mandiri dan mengelola potensi lokal secara berkelanjutan.
“Harapannya greenhouse ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat,” imbuhnya.