Plot Twist Ai Ogura Pindah dari Tim Satelit Aprilia ke Yamaha, Padahal Dulu Aset Timnya Mario Aji dan Veda Pratama
Ardhianto Wahyu April 11, 2026 09:33 PM

MANAN VATSYAYANA/AFP
Pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, duduk di garasi pada tes pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Chang Buriram, Thailand, 12 Februari.

BOLASPORT.COM - Jalan hidup orang tidak ada yang tahu. Ungkapan ini berlaku bagi Ai Ogura yang dikabarkan bakal direkrut Yamaha untuk MotoGP musim 2027.

Kabar bergabungnya Ai Ogura ke tim pabrikan Yamaha menjadi kejutan terkini dalam bursa pembalap MotoGP.

Seperti dilansir dari Motorsport.com, Ai Ogura akan menjadi rekan setim Jorge Martin di skuad utama pabrikan Garpu Tala yang sepenuhnya baru.

Setelah ditinggal Fabio Quartararo yang 'membelot' ke tim pabrikan Honda, Yamaha memutuskan untuk tidak mempertahankan posisi pembalap lainnya yakni Alex Rins.

Semantara Martin adalah juara dunia MotoGP, Ogura telah menunjukkan daya saingnya sejak kategori bawah hingga kelas para raja.

Dia selalu berhasil menjadi penantang gelar ketika berjuang di kelas Moto3 dan Moto2 dengan hasil gelar juara dunia pada Moto2 musim 2024.

Debut Ogura di MotoGP juga impresif dengan finis di posisi kelima dalam balapan pertamanya.

Pada seri terakhir di Amerika, dia nyaris mencatat podium perdananya tetapi mengalami masalah teknis dalam pengejaran untuk posisi tiga besar.

Di sisi lain, bergabung dengan tim pabrikan Yamaha menjadi plot twist lainnya dalam karier sosok berusia 25 tahun asal Kiyose tersebut.

Pada awalnya kariernya, Ogura bisa dibilang pembalap yang Honda banget.

Ogura tumbuh di dalam ekosistem pabrikan Sayap Emas dari Asia Talent Cup pada 2015, CEV Moto3 (kini Moto3 Junior) pada 2017, Moto3 pada 2019, dan Moto2 pada 2021-2023.

Di Moto3 dan Moto2, Ogura menjadi ujung tombak Honda Team Asia, tim balap yang sekarang diperkuat Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji.

Performa kuat hingga menjadi penantang gelar membuat dia telah direncanakan oleh Honda untuk menjadi menjadi pembalap mereka di MotoGP.

Ogura menjadi kandidat terkuat untuk kursi Idemitsu LCR Honda yang khusus untuk pembalap Asia. Namun, dia memilih tetap bertahan di Moto2 sampai membuat Honda gigit jari.

Bagaimana tidak? Ogura menerima tawaran Trackhouse Racing, tim satelit Aprilia, untuk debutnya di MotoGP tahun lalu.

Padahal, Honda telah berusaha keras untuk mendukung kariernya.

Ketika Ogura pindah dari Honda Team Asia ke MT Helmets-MSi pada musim terakhirnya di Moto2, logo HRC (Honda Racing Corporation) masih terpampang di baju balapnya.

"Saya memilih motor yang terlihat sedikit lebih kompetitif saat itu, itu saja," ucap Ogura soal keputusannya menerima pinangan Trackhouse, dikutip dari Speedweek.com.

Honda memang sedang terseok-seok ketika itu sampai-sampai pembalap sekaliber Marc Marquez angkat tangan dengan krisis yang terjadi.

Manajer tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, membeberkan kehilangan Ogura menjadi sesuatu yang sulit untuk diterima dalam interviu terpisah dengan GPone.com.

"Dari sudut pandang relasi, hubungan Honda dengan Ogura serta keputusan ini mungkin tidaklah mudah," katanya.

Ogura sendiri tetap membuka pintu bagi Honda.

"Saya harap semuanya baik-baik saja di antara saya dan Honda. Bagi saya, seperti itu situasinya tetapi saya tidak tahu bagaimana perasaan mereka."

"Akan terasa menyenangkan jika saya bisa mengakhiri karier bersama Honda," tukas pembalap yang justru bersedia pindah ke rival dalam negeri mantan pabrikannya.

Masa depan memang tidak bisa ditebak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.