Sekda Aceh Tekankan Kewirausahaan dan Integritas, Berbicara di Wisuda Universitas Widya Mataram
Nurul Hayati April 12, 2026 12:35 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, YOGYAKARTA – Sekda Aceh, M Nasir, menekankan pentingnya kewirausahaan dan integritas bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan global.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Wisuda Sarjana ke-68 dan Pascasarjana ke-5 Tahun Akademik Ganjil 2025/2026 Universitas Widya Mataram, Yogyakarta, Sabtu (11/4/2026).

Dalam sambutannya, Nasir yang juga merupakan alumni Universitas Widya Mataram menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta adaptif terhadap perubahan zaman.

“Wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Nasir di hadapan para wisudawan.

Ia menegaskan, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga harus memiliki keterampilan, kreativitas, serta kemampuan membaca peluang di tengah dinamika global.

Dalam kesempatan tersebut, Nasir juga menyoroti pentingnya kewirausahaan sebagai kunci dalam menghadapi bonus demografi Indonesia yang diproyeksikan mencapai puncaknya pada 2030.

Menurutnya, rasio kewirausahaan Indonesia saat ini masih berada di kisaran 3,29 persen, tertinggal dibandingkan sejumlah negara lain.

Sementara itu, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.

“Ke depan, tantangan kita bukan hanya menambah jumlah pelaku usaha, tetapi mendorong lahirnya wirausaha yang mampu naik kelas, inovatif, dan berdaya saing tinggi,” katanya.

Baca juga: Lewat Future Leaders Bootcamp, AMANAH Dorong Anak Muda Aceh Jadi Pemimpin Bisnis Global

Ia menambahkan, bonus demografi dapat menjadi peluang sekaligus risiko apabila tidak dikelola dengan baik.

Karena itu, generasi muda diharapkan mampu mengambil peran sebagai pencipta lapangan kerja.

Selain itu, Nasir menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam mencapai keberhasilan, baik sebagai aparatur, profesional, maupun wirausaha.

“Kejujuran, tanggung jawab, dan konsistensi antara perkataan dan perbuatan harus dijaga dalam setiap langkah,” ujarnya.(*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.