TRIBUNMATARAMAN.COM | NGANJUK - Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, meninjau langsung lokasi jalan ambles di Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk, Sabtu (11/4/2026).
Kerusakan tersebut terjadi akibat cuaca ekstrem yang memicu derasnya arus sungai hingga menggerus tanah di sekitar badan jalan.
Jalan yang ambrol ini merupakan akses vital penghubung antar desa, sehingga berdampak langsung terhadap mobilitas dan aktivitas ekonomi warga setempat.
“Kami ingin memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas, sekaligus mencegah kerusakan susulan yang lebih parah,” ujar Marhaen.
Berdasarkan hasil asesmen awal, longsoran tanah memiliki dimensi cukup besar, yakni panjang sekitar 25 meter, lebar 12 meter, dan kedalaman mencapai 4 meter. Selain itu, terjadi penurunan tanah (subsidence) sepanjang kurang lebih 30 meter.
Kondisi ini membuat akses jalan tidak dapat dilalui secara normal, sehingga warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh.
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Man City di Liga Inggris Live SCTV, Haaland Main
Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui BPBD bersama instansi terkait saat ini tengah berkoordinasi untuk menentukan langkah teknis penanganan.
Fokus utama adalah perbaikan permanen pada bahu jalan serta penguatan sempadan sungai agar tidak terjadi longsor susulan.
Penanganan dilakukan secara cepat dan terpadu, mengingat pentingnya akses tersebut bagi aktivitas masyarakat.
Selain meninjau lokasi, Marhaen juga menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pemulihan agar aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan normal.
“Yang terpenting, akses segera pulih dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” tegasnya.
(tribunmataraman.com)