Jalan Panglima Batur Banjarbaru Resmi Jadi Jalur Car Free Day Tiap Minggu, Begini Suasana Perdananya
Irfani Rahman April 12, 2026 08:45 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Saat Jalan Panglima Batur, Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan resmi menjadi tempat Car Free Day (CFD) setiap hari Minggu.

Pemberlakuan hari tanpa kendaraan bermotor di jalan  ini dimulai pada Minggu (12/4/2026) pagi. 

Pejalan kaki yang sebelumnya hanya di Lapangan Murdjani, kini punya track baru sepanjang 1,7 kilometer.

CFD ini berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Banjarbaru Nomor 5 Tahun 2026 tentang Car Free Day. 

Pantauan Bpost, pejalan kaki sudah mulai memadati kawasan Jalan Panglima Batur sejak pukul 06.00 Wita saat CFD dimulai.

Baca juga: Calon Penumpang Kesulitan Cari Tiket Pesawat ke Banjarmasin, Begini Kondisi Bandara Syamsudin Noor

Baca juga: Sosok Mahasiswi UIN Antasari Korban Kecelakaan Banjarbaru, Dinilai Asik Saat Diskusi dan Pandai

Tidak sedikit juga warga yang menggunakan sepeda bahkan memakai sepatu roda untuk menjajal track baru CFD di jalan ini.

Meski demikian, warga masih bisa menggunakan jalan seputaran Murdjani untuk berolahraga. 

Begitu juga pedagang. Sebagian dari mereka mengampar lapak di pinggir Jalan Panglima Batur, sedangkan sebagian masih bertahan di Lapangan Murdjani.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Mirhansyah mengatakan pada hari pertama CFD di Panglima Batur cukup ramai.

Ia menyebut CFD di berlakukan dari depan Kantor Samsat sampai dengan depan PLN ULD Kalselteng sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer. Waktunya dari pukul 06.00 - 09.00 Wita atau selama 3 jam.

“Sejauh ini masih aman seperti yang dilihat sekarang ya. Jadi Insyaallah ini terus kita akan perbaiki dan pertahankan untuk ke depannya,” kata Mirhan ditemui di kawasan CFD.

Kadishub juga mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi untuk pelaksanaan CFD di Jalan Panglima Batur ini. Termasuk mempertimbangkan penambahan panjang jalur sampai dengan Bundaran STM Banjarbaru.

“Kita masih uji coba ya, masih menghimbau masyarakat, ya seperti itu. Nanti pelan-pelan nanti hasil evaluasi kita, kalau memang kebutuhannya bisa sampai kita panjangkan ke arah Bundaran STM, nanti kita akan panjangkan,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.