TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Nama Made Arbi Ananta mulai ramai diperbincangkan setelah dipastikan masuk dalam skuad Timnas U-17 Indonesia.
Remaja asal Banjar Batur, Desa Sampalan Klod, Klungkung, Bali ini, kini bersiap menghadapi dua turnamen penting, yang akan menguji kemampuannya di level internasional.
Arbi menjadi bagian dari Tim Garuda Muda pada ajang Piala AFF U-17 yang digelar di Indonesia pada April 2026.
Setelah itu, ia juga dijadwalkan tampil di Piala Asia U-17 yang berlangsung di Arab Saudi pada Mei 2026.
Baca juga: Kisah Haru Dokter Arimbawa, Rawat Putrinya Hingga Jadi Survivor Epilepsi
Perjalanan Arbi menuju titik ini bukan cerita singkat.
Sejak usia 6 tahun, putra kedua dari pasangan I Komang Gede Arta Susila dan Ni Wayan Putri Febriana ini telah malang melintang di berbagai sekolah sepak bola (SSB) lokal hingga akademi profesional.
Lahir di Klungkung pada 5 Oktober 2009, Arbi sempat merantau ke Jawa Tengah untuk bergabung dengan ASTI Boja Kendal, sebuah pengalaman yang membentuk mental dan kedisiplinannya.
Dari sana, Arbi melanjutkan perjalanan ke RANS Nusantara FC U-14 hingga akhirnya masuk dalam pembinaan Bali United Youth.
Made Arbi dikenal sebagai pemain yang bisa bermain di dua posisi, yakni gelandang bertahan dan di Timnas Indonesia U-17 ia dipercaya memperkuat posisi full back kanan.
"Percaya proses dan terus semangat untuk mencapai tujuan," ungkap pelajar SMAN 1 Semarapura ini, Sabtu 11 April 2026.
Dukungan keluarga juga menjadi faktor penting di balik konsistensinya.
Sang ayah, I Komang Gede Arta Susila, keluarga di Sampalan, memberi dorongan moral yang membuat Arbi tetap kuat menjalani persaingan ketat di dunia sepak bola usia muda.
"Sebagai orang tua pastinya kita harus mengetahui minat dan bakat anak sejak dini," ungkap Komang Gede Arta Susila, Minggu 12 April 2026.
Menurutnya, ia sebagai orangtua hanya bisa mengikuti dan mendorong, seperti apa yang menjadi keinginan Made Arbi.
"Peran orangtua di sini sangatlah vital, karena bakat dan minat anak saja tidak cukup, kalau orangtuanya tidak mendukung secara total, baik waktu, tenaga dan kebutuhan si anak," ungkapnya.
Capaian Arbi turut mendapat perhatian dari kalangan olahraga di Klungkung.
Ketua KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, menilai keberhasilan ini bisa menjadi contoh nyata bagi atlet muda lain.
Menurutnya, Arbi menunjukkan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk menembus level nasional. Yang dibutuhkan adalah ketekunan dan kesiapan menjalani proses panjang.
“Tekad dan mental yang kuat pasti jaya, termasuk atlet lainnya. Jejak Arbi ini kedepan diharapkan bisa ditiru oleh anak-anak muda di Klungkung agar berani bermimpi hingga tingkat nasional,” ungkap Gung Anom.
Kini, Arbi menghadapi tantangan baru. Selain menjaga performa, ia juga dituntut mampu beradaptasi dengan tekanan pertandingan internasional.
Dalam waktu dekat, fokusnya tertuju pada persiapan fisik dan mental sebelum bertolak ke Arab Saudi.
Made Arbi akan mengawali langkahnya di Timnas Indonesia, dengan mengikuti ajang
Asean U-17 Boys Championship, dengan menghadapi Timor Leste, Senin 13 April 2026, lalu menghadapi Malaysia, Kamis 16 April 2026, dan hadapi Vietnam, Minggu 19 April 2026.