TRIBUNNEWS.COM - Teka-teki mengenai komposisi skuad Timnas Voli Putri Indonesia menjelang gelaran AVC Cup 2026 mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan voli mania.
Salah satu nama yang diprediksi bakal menjadi pilar kekuatan Merah Putih adalah outside hitter andalan, Medi, sapaan akrab Mediol Stiovanny Yoku.
Meski turnamen level Asia tersebut sudah di depan mata, Medi Yoku mengaku masih bersikap tenang dan tidak ingin mendahului keputusan resmi dari PBVSI.
Pemain Gresik Phonska Plus ini menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memberikan performa terbaik di kompetisi kasta tertinggi tanah air, Proliga 2026.
"Saya belum tahu (untuk persiapan AVC), belum ada surat pemanggilan. Jadi fokus Proliga dulu, sambil nunggu (panggilan Timnas)," buka Medi Yoku mengawali pembicaraan saat ditemui Tribunnews, Sabtu (11/4) di GOR Sritex, Solo, Jawa Tengah.
Sikap profesional ditunjukkan Medi dengan tetap memprioritaskan klubnya saat ini.
Menurutnya, performa di liga domestik merupakan kunci utama bagi setiap pemain untuk menjaga performa sebelum nantinya benar-benar dipercaya mengenakan seragam Timnas.
Jika menilik kalender voli internasional, persiapan Timnas untuk AVC Cup 2026 tergolong cukup mepet.
Pasalnya, hanya tersedia waktu sekitar satu bulan setelah partai final Proliga berakhir hingga laga perdana AVC Cup 2026 dimulai.
Menanggapi potensi jadwal yang padat tersebut, Medi menjelaskan bagaimana biasanya alur transisi dari klub menuju tim nasional.
Ia memprediksi akan tetap ada jeda istirahat guna memulihkan kondisi fisik para pemain setelah bertarung habis-habisan di liga.
Sebelum akhirnya bergabung dalam program latihan intensif tim nasional.
Baca juga: Menanti Pelatih Baru Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Cup 2026, Kans Rivan Nurmulki Tunda Pensiun
"Mengikuti pemanggilan aja sih. Kalau misalnya harus TC (Training Center). Kan biasanya ada waktunya," jelasnya.
"Nah biasanya mereka (PBVSI) tuh ada rest dulu berapa hari. Jadi enggak langsung masuk (latihan timnas), ada rest dulu, terus masuk lagi," jelas Medi mengenai gambaran schedule yang mungkin dihadapinya.
Tantangan di AVC Cup 2026 dipastikan tidak akan mudah. Timnas Indonesia kemungkinan besar akan bersua dengan raksasa voli Asia.
Namun, Medi Yoku enggan terburu-buru memikirkan peta kekuatan lawan sebelum tugasnya di Proliga tuntas.
Baginya, menyelesaikan tanggung jawab di level klub dengan hasil maksimal adalah cara terbaik untuk membangun kepercayaan diri sebelum terjun ke turnamen internasional yang lebih berat.
"Saya belum mikir ke sana. Proliga selesai, baru fokus ke situ," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Niken)