TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Tawa anak-anak pecah di sebuah ruang kelas yang dipenuhi warna. Gelas-gelas berisi cairan merah, kuning, biru, dan hijau tersusun rapi di atas meja kecil.
Di tangan mungil mereka, warna-warna itu perlahan berpadu, melahirkan rasa takjub, sekaligus keberanian pertama untuk mengenal dunia baru bernama sekolah.
Suasana itulah yang tampak dalam program Trial Class yang digelar TK Al Ma’soem, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu (11/4/2026).
Bagi sebagian anak, ini mungkin hari pertama mereka berpisah sejenak dari orang tua. Namun alih-alih tangis, yang muncul justru rasa penasaran.
Program Trial Class kini menjadi cara baru yang ditawarkan sekolah untuk menjembatani langkah awal pendidikan anak. Bukan sekadar “coba-coba”, tapi pengalaman pertama yang dirancang agar anak merasa nyaman sebelum benar-benar masuk sekolah.
Di TK Al Ma’soem yang merupakan bagian dari rumah besar Yayasan Al Ma'soem Bandung pendekatan itu dikemas melalui kegiatan tematik yang menyenangkan. Sesi perdana bertajuk Color Adventure mengajak anak-anak mengenal warna melalui eksplorasi langsung.
Mereka diajak mencampur warna air, bermain cat, hingga bereksperimen dengan media sederhana. Bahkan mereka membuat cap tangan warna-warni dengan cara mencelupkan telapak tangan ke dalam cat lalu menempelnya di kertas.
Kepala TK Al Ma’soem, Karyawati mengatakan program ini bukan hanya untuk anak, tetapi juga untuk orang tua.
“Trial class ini bertujuan memperkenalkan program pembelajaran melalui pengalaman langsung. Anak bisa mengenal lingkungan sekolah, sementara orang tua bisa melihat metode pengajaran dan suasana belajar di sini,” ujarnya.
Bagi anak-anak, pengalaman ini menjadi pintu awal untuk belajar bersosialisasi, mengikuti arahan sederhana, hingga membangun rasa percaya diri di lingkungan baru. Sementara bagi orang tua, momen ini menjadi penentu.
Dari cara guru berinteraksi, hingga bagaimana anak merespons lingkungan, semua menjadi bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan apakah anak akan lanjut bersekolah di situ, atau tidak.
“Antusiasme orang tua cukup tinggi. Mereka ingin memastikan anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sejak awal,” kata Karyawati.
Tak berhenti di satu pertemuan, Trial Class di TK Al Ma’soem dirancang dalam empat sesi berbeda. Setelah Color Adventure pada 11 April, kegiatan akan berlanjut dengan tema Sensory Play (25 April), Fun Cooking (9 Mei), dan The Hoop Game (23 Mei), masing-masing digelar pukul 09.00–10.30 WIB.
Di akhir sesi pertama, anak-anak pulang dengan balon warna-warni di tangan dan senyum yang belum pudar. Mungkin sederhana, tapi dari situlah kesan pertama tentang sekolah terbentuk, bukan sebagai tempat yang menakutkan, melainkan ruang bermain yang menyenangkan.