TRIBUN-TIMUR.COM — Karier militer Nur Subekhi terus menanjak.
Perwira lulusan Akademi Militer 1999 ini kini resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI.
Kenaikan pangkat tersebut dilaporkan dalam upacara di Mabes TNI, Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Nur Subekhi menambah daftar jenderal muda dari angkatan 1999.
Ia juga mengikuti jejak rekan seangkatannya, Faisol Izuddin Karimi.
Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Gowa, nama Nur Subekhi bukan sosok asing.
Ia pernah menjabat sebagai Dandim 1409/Gowa pada 2018 hingga 2019.
Selama bertugas, ia terlibat langsung dalam berbagai tugas lapangan.
Termasuk saat bencana banjir dan longsor melanda wilayah dataran tinggi Gowa, tepatnya di Kecamatan Manuju.
Saat itu, puluhan warga tertimbun material longsor.
Sejumlah akses jalan juga terputus.
Nur Subekhi turun langsung memimpin proses evakuasi di lokasi bencana.
Ia mengaku terkesan dengan kekompakan masyarakat Gowa.
“Ketika terjadi bencana, masyarakat dan pemerintah bersatu saling membantu,” ujarnya kala itu.
Menurutnya, semangat gotong royong warga menjadi pengalaman berharga selama bertugas.
Ia juga menilai hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat terjalin sangat erat.
Karier dan Jabatan Strategis
Sepanjang kariernya, Nur Subekhi telah menduduki sejumlah jabatan penting.
Ia pernah menjabat Komandan Batalyon Arhanud 16/SBC pada 2015–2016.
Satuan tersebut berada di bawah kendali Divisi Infanteri 3/Kostrad.
Selain itu, ia juga pernah mengemban tugas di berbagai satuan strategis TNI AD.
Dalam bidang pendidikan dan pembinaan, ia juga pernah bertugas di lingkungan Kementerian Pertahanan.
Dari sisi pendidikan, Nur Subekhi merupakan alumni SMA Taruna Nusantara angkatan ke-4.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Militer dan lulus pada 1999.
Ia juga meraih gelar Magister Strategi Pertahanan Darat di Universitas Pertahanan.
Jabatan Baru di Taruna Nusantara
Saat ini, Nur Subekhi dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Administrasi (Wakasekmin) SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi.
Di posisi tersebut, ia mendampingi Kepala Sekolah Ardiyansyah.
Penunjukan ini sekaligus menandai peran barunya di bidang pendidikan kader.
Dari pengalaman di lapangan hingga posisi strategis, perjalanan kariernya kini berujung pada pangkat jenderal.
Jejak pengabdiannya di Gowa pun menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju bintang satu.
Sekadar diketahui Letkol ARH Nur Subekhi akan pindah tugas ke Markas Besar Angkatan Darat, sebagai Pabandya 3/Reformasi Birokrasi Spaban II/Jemen Srenad.
Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Gowa, Ketua MUI Gowa, Ketua Bawaslu, Ketua KPU, dan Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
Riwayat Pendidikan
SMP Negeri 1 Boja (Kabupaten Kendal, Jawa Tengah).
SMA Taruna Nusantara (TN 4) lulus 1996
Lulus Akmil 1999
S-2 Magister Strategi Pertahanan Darat di Universitas Pertahanan (Unhan).
Riwayat Jabatan
Komandan Batalyon Arhanud 16/SBC Periode 2015-2016
Dandim 1409/Gowa, Korem 141/Toddopuli, Kodam XIV/Hasanuddin 2019.
Pabandya-1/Kesejahteraan Prajurit Spaban VI/Binwatpers Spad
Kepala Bagian Pendidikan Perwakilan RI di lingkungan Kementerian Pertahanan/Luar Negeri untuk urusan pendidikan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Administrasi (Wakasekmin) SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi sejak 2025
Wakasekmin SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi promosi Brigjen (2026). (*)