TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan menghadapi laga krusial penentuan nasib tanpa pelatih kepala, Leonard Tupamahu saat bertandang ke markas Kendal Tornado FC pada pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/2026.
Pertandingan penting ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (12/4/2026) malam, dengan tekanan tinggi bagi Beruang Madu yang tengah berjuang keluar dari zona play-off degradasi.
Dalam situasi genting tersebut, Persiba dipastikan tampil tanpa juru taktik utamanya, Leonard Tupamahu.
Ia harus absen akibat akumulasi kartu kuning, sehingga peran di sisi lapangan sementara diambil alih oleh jajaran asisten pelatih.
Baca juga: Viral! Suporter Persiba Balikpapan Tuai Pujian, Batakan Tetap Kondusif Meski Beruang Madu Kalah
Meski kehilangan sosok pelatih kepala, optimisme tetap dijaga di dalam tim.
Asisten pelatih Gunawan Dwi Cahyo memastikan kondisi pemain tetap siap menghadapi laga penting ini.
“Seluruh pemain dalam kondisi siap. Selama satu minggu terakhir, program latihan dan strategi dari Coach Leo berjalan dengan baik dan dipahami oleh tim,” ujar Gunawan dalam konferensi pers, Minggu (12/4/2026).
Strategi yang diterapkan tetap mengacu pada racikan pelatih kepala yang terus memantau perkembangan tim, meski tidak bisa mendampingi langsung di pinggir lapangan.
Baca juga: 4 Laga Tersisa jadi Penentu Persiba Balikpapan di Championship, Kapten Tim Beri Masukan Moril
Secara klasemen, posisi Persiba memang belum aman.
Hingga pekan ke-23, mereka berada di peringkat ke-9 Grup 2 dengan koleksi 17 poin, terpaut tiga angka dari PSIS Semarang yang berada di batas aman.
Kondisi ini membuat laga kontra Kendal Tornado FC menjadi duel hidup mati bagi Persiba.
Kemenangan menjadi target mutlak untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi.
“Kami ingin seluruh pemain tampil dengan determinasi tinggi, semangat juang, dan fokus sepanjang pertandingan. Target kami jelas, meraih kemenangan,” tegas Gunawan.(*)