Hendak ke Pasar, Warga Nunukan Meninggal Dunia usai Tabrak Pohon Tumbang
Amiruddin April 12, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Saat hendak ke pasar, seorang warga di Nunukan meninggal dunia usai kendaraannya menabrak pohon tumbang pagi tadi.

Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (12/4/2026) pagi. 

Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah menabrak pohon tumbang akibat angin kencang yang melanda Nunukan.

Nunukan merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Indonesia, Malaysia.

Kejadian nahas itu terjadi di Jalan Ujang Dewa, Kelurahan Selisun, tepat di depan Kantor Basarnas Pos Nunukan, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kaltara Minggu 12 April 2026, BMKG: Hujan di Tarakan, Bulungan, hingga Nunukan

Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang telah terjadi sejak dini hari sekitar pukul 04.00 Wita. 

Kondisi tersebut menyebabkan satu pohon berdiameter sekitar 50 sentimeter roboh, dan menutup badan jalan.

Korban yang melintas di lokasi diduga tidak melihat jelas batang pohon yang melintang di jalan, hingga akhirnya menabraknya dengan keras.

Korban diketahui bernama La Ali (45), warga Jalan Ujang Dewa RT 07, Kampung Buton, Kelurahan Nunukan Selatan. 

Saat kejadian, ia disebut hendak menuju pasar minggu di Alun-alun Nunukan untuk berjualan sayur.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami cedera berat di bagian kepala dan leher, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga.

“Kami segera menuju lokasi setelah menerima informasi.

 Tim langsung melakukan penanganan dengan membersihkan batang dan ranting pohon yang menutup jalan agar arus lalu lintas kembali normal,” ujar Hasanuddin kepada TribunKaltara.com, Minggu (12/4/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa dalam penanganan kejadian ini, BPBD bekerja sama dengan sejumlah pihak.

“Penanganan melibatkan personel BPBD, PLN, kepolisian, serta dibantu warga sekitar.

Alhamdulillah tidak ada kendala di lapangan,” tambahnya.

Hasanuddin turut mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara, khususnya saat hujan dan angin kencang, karena potensi pohon tumbang cukup tinggi,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan berdampak fatal jika tidak diantisipasi dengan baik.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.