TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Bandung Raya sejak Jumat (10/4/2026) membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung, seperti Dayeuhkolot, Banjaran, dan Bojongsoang terendam.
Banjir yang merendam permukiman warga di wilayah Kabupaten Bandung itu disebabkan meluapnya Sungai Citarum.
Daerah yang terendam itu seperti terlihat merendam di Kampung Mekarsari, Baleendah dan Kampung Citeureup, Dayeuhkolot, kabupaten Bandung, Minggu (12/4/2026) pagi belum terlihat air menyurut.
Ruas Jalan Terusan Bojongsoang dan Dayeuhkolot pun terpantau masih digenangi air setinggi lebih mata kaki orang dewasa bahkan ada yang hampir mencapai lutut orang dewasa.
Tentunya, banjir ini mengganggu aktivitas warga setempat.
Murniati (40) warga Mekarsari saat ditemui di lokasi banjir, menyebut air sudah memasuki area permukiman warga sekitar pinggang orang dewasa dan itu terjadi sejak Jumat lalu, karena intensitas hujan yang masih lebat.
Baca juga: Frans Putros Terharu! Bek Persib Banjir Dukungan Bobotoh Jelang Hadapi Prancis di Piala Dunia 2026
"Iya kalau di jalan ini sudah agak surut, tapi kalau masuk ke dalam gang itu cukup tinggi. Jadi, agak susah juga mau pergi-pergian," katanya
Hal senada diungkap Solihin (54) warga Citeureup Dayeuhkolot yang meminta pemerintah Kabupaten Bandung untuk segera mencarikan solusi terbaik.
Pasalnya, setiap kali turun hujan pasti wilayah Dayeuhkolot menjadi salahsatu wilayah yang terdampak.
"Ya semoga pemkab Bandung bisa cepat menangani permasalahan banjir yang setiap kali hujan pasti banjir," katanya.
Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung ini pun justru menjadi wahana air bagi anak-anak di wilayah setempat.
Terlihat, sejumlah anak baik di wilayah Bojongsoang maupun Dayeuhkolot bermain air bahkan berenang di genangan air yang merendam Jalan Terusan Bojongsoang dan Jalan Dayeuhkolot itu.
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Bandung, titik banjir yang merendam Kabupaten Bandung, di antaranya: