Presidential Threshold Dihapus, Pengamat Nilai Langkah PKB Usung Cak Imin Capres 2029 Strategis 
Mursal Ismail April 12, 2026 04:03 PM

SERAMBINEWS.COM - Langkah Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB menargetkan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai calon presiden 2029 dinilai sebagai langkah logis sekaligus strategi logis dan menguntungkan secara politik. 

Dengan dihapusnya ambang batas pencalonan atau presidential threshold oleh Mahkamah Konstitusi, peluang PKB untuk mengusung kandidat sendiri semakin terbuka lebar.

Selain meningkatkan elektabilitas partai, pencapresan ini juga dinilai mampu mengangkat posisi politik Cak Imin ke level yang lebih tinggi.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyampaikan hal ini kepada Kompas.com, Minggu (12/4/2026).

Menurut Adi, PKB kini memiliki peluang besar untuk mengusung calon sendiri setelah ambang batas pencalonan presiden dihapus menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sudah mantap PKB menargetkan Cak Imin capres. Dan itu wajib hukumnya dilakukan karena PKB punya boarding pass untuk maju sendiri karena ambang batas presiden sudah zero (nol persen),” kata Adi.

Baca juga: Lantik Pengurus Baru, Cak Imin Minta Kader PKB Jaga Amanah Masyarakat Aceh 

Ia mengatakan, fungsi utama partai politik adalah mendorong kader terbaiknya menjadi pemimpin nasional.

Dalam konteks PKB, Cak Imin dinilai hampir pasti memperoleh tiket pencalonan karena tidak memiliki pesaing kuat di internal partai.

“Tentu saja Cak Imin akan mulus dapat tiket maju dari PKB karena tak ada saingan internal,” ujarnya.

Adi juga melihat sejumlah keuntungan politik jika PKB benar-benar mengusung Cak Imin sebagai capres pada Pemilu 2029.

Salah satunya adalah efek ekor jas (coattail effect) terhadap perolehan suara legislatif.

“Ini terbukti saat Cak Imin jadi cawapres 2024, suara pileg PKB naik,” kata dia.

Baca juga: Cak Imin Janji Perjuangkan Implementasi MoU Helsinki Demi Kemandirian Aceh

Selain itu, pencapresan dinilai memberi insentif politik jangka panjang karena dapat meningkatkan tingkat pengenalan publik terhadap Cak Imin, bahkan setelah Pemilu 2029 usai.

Langkah tersebut juga dinilai mampu mendongkrak posisi politik Cak Imin secara signifikan.

“Level politik Cak Imin naik kelas,” ucap dia.

Namun, Adi mengingatkan jika PKB hanya menargetkan posisi calon wakil presiden, langkah tersebut berpotensi stagnan, mengingat Cak Imin sudah pernah maju sebagai cawapres pada 2024 mendampingi Anies Baswedan.

“Kalau cuma cawapres yang ditargetkan, tentu ini jalan di tempat karena 2024 lalu sudah cawapres Anies,” kata dia.

Ia menambahkan, peluang menjadi cawapres juga tidak mudah, terutama jika harus bersaing dengan banyak kandidat lain dalam skenario mendampingi presiden terpilih.

Baca juga: Cak Imin Serahkan 10 Tiket Umrah untuk Ulama Kharismatik Aceh

“Apalagi jika hanya mengincar cawapres Prabowo, saingannya sangat banyak, sangat rumit, dan sulit,” tutur Adi.

Sebelumnya, PKB menegaskan bahwa pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029, mereka tidak lagi sekadar menjadi partai yang bertahan, melainkan siap mengambil peran lebih besar.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Bidang Ideologi, Kaderisasi, dan Penataan Organisasi, Hanif Dhakiri, menyebut partainya menargetkan ketua umum untuk menduduki kursi presiden atau wakil presiden.

“Kita sebagai partai bukan hanya sekadar akan bertahan, tetapi ke depan juga bisa akan terus lebih besar, bisa terus mencapai target-target yang menjadi tujuan besar kita, termasuk menjadikan Gus Muhaimin sebagai presiden atau wakil presiden 2029 yang akan datang,” ujar Hanif, saat memberikan sambutan dalam acara Halal Bihalal dan Penghargaan Kaderisasi di Kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Untuk mencapai target tersebut, Hanif menekankan pentingnya memastikan proses kaderisasi berjalan optimal. Ia menilai, kontestasi politik ke depan akan semakin kompetitif sekaligus pragmatis.

Dalam situasi tersebut, menurut dia, PKB harus mengandalkan kualitas dan keunggulan kader.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/12/11220441/langkah-pkb-targetkan-cak-imin-capres-2029-dinilai-logis-dan-strategis

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.