2 Kapal Perang AS Nekat ke Hormuz! Teheran Murka Ancam Beri Tindakan Tegas
Elvera Kumalasari April 12, 2026 04:42 PM

- Militer Iran merespons pengiriman kapal perang Amerika Serikat (AS) ke Selat Hormuz dengan dalih pembersihan ranjau laut.

Militer Iran (IRGC) bersumpah bakal memberikan tanggapan keras terhadap kapal perang yang melintasi Selat Hormuz.

Iran menegaskan bahwa kendali Selat Hormuz berada di tangan negaranya bukan Amerika Serikat.

Pernyataan itu merespons sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengerahkan dua kapal perangnya ke Selat Hormuz saat negosiasi damai sedang berlangsung di Pakistan pada Sabtu (11/4) kemarin.

Trump mengatakan pengerahan kapal perang ke Selat Hormuz bertujuan untuk membersihkan ranjau laut.

Kapal perang yang dikirimkan ke Selat Hormuz adalah USS Frank E Peterson dan USS Michael Murphy.

Trump mengatakan bahwa AS memiliki kapal penyapu ranjau laut yang bisa menyisir Selat Hormuz.

Ia kemudian mengklaim bahwa Selat Hormuz berada di bawah kekuasannya sehingga dirinya ingin membuka wilayah tersebut meski tidak menggunakannya.

Menurut Trump banyak negara lain yang membutuhkan untuk melintasi Selat Hormuz tetapi mereka takut, lemah dan pelit.

Oleh karena itu Trump mengklaim AS mengirimkan kapal perangnya untuk memastikan Selat Hormuz bebas sepenuhnya dari ranjau laut yang sebelumnya dipasang oleh Iran.

Namun klaim tersebut langsung dibantah Iran dengan menegaskan bahwa kekuasaan Selat Hormuz sepenuhnya berada di tangan Iran bukan Amerika Serikat.

(*)

# kapal perang # amerika serikat # Selat Hormuz # iran

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.