Tender Stadion Untia Makassar Dimulai Mei Lanjut Pembangunan Juni 2026 Anggaran Rp124 Miliar
Ilham Mulyawan April 12, 2026 06:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir mengatakan pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan menuju tahap pelaksanaan fisik. 

Proyek pembangunan segera ditender untuk persiapan lelang. 

Penyusunan dokumen melibatkan Manajemen Konstruksi (MK) bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). 

Baca juga: Terminal Khusus CPO Akan Dibangun di Desa Doda Pasangkayu DKP Sulbar Cek Lokasi

Baca juga: Bukan 95 Tapi 55 ASN Pemprov Sulbar Dimutasi Berujung Permblokiran Akses Digital Oleh BKN

Selain dokumen tender, tim juga tengah menyusun basic desain stadion. 

Desain menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pembangunan nantinya.

Keterlibatan MK tidak hanya pada aspek desain, tetapi juga pada penyusunan dokumen pengadaan. 

Guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.

“MK juga terlibat dalam penyusunan basic design bersama PPK dan menyiapkan rancangan dokumen pengadaan,” kata Zuhaelsi kepada Tribun-Timur, Minggu (12/4/2026).

Ditargetkan, seluruh dokumen tersebut rampung pada akhir April 2026.

Penyelesaian dokumen menjadi kunci agar proses tender bisa segera dimulai.

Jika sesuai jadwal, proses tender fisik stadion akan dimulai pada awal Mei 2026. 

Tahapan ini akan menentukan kontraktor pelaksana proyek.

“InsyaAllah akhir bulan ini selesai dokumennya, dan awal Mei kita mulai proses tender fisik stadion,” jelas Zuhaelsi.

Tender Satu Bulan

Proses tender diperkirakan memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan. 

Mengacu pada ketentuan yang berlaku dalam pengadaan barang dan jasa.

"Apalagi ini ada dokumen teknis, jadi bisa sampai 45 hari," katanya.

Dengan estimasi tersebut, penandatanganan kontrak ditargetkan berlangsung akhir Juni 2026.

Setelah itu, pekerjaan fisik bisa segera dimulai.

Jadwal tersebut tetap bergantung pada kelancaran proses tender.

Jika tidak ada hambatan, proyek akan berjalan sesuai target.

Dalam proses tender, sejumlah kriteria akan diterapkan kepada peserta lelang. 

Salah satu yang utama adalah kemampuan memenuhi standar stadion internasional.

Standar FIFA menjadi acuan penting agar stadion yang dibangun memiliki kualitas dan kelayakan tinggi.

Anggaran Lebih Rp100 Miliar

Nilai proyek yang berada di atas Rp100 miliar membuka peluang bagi perusahaan besar, termasuk BUMN, untuk ikut serta.

Meski demikian, peluang bagi kontraktor lokal tetap terbuka. 

Mereka tetap bisa berpartisipasi sepanjang memenuhi persyaratan.

Dari sisi anggaran, pembangunan fisik Stadion Untia tahun ini dialokasikan sebesar Rp124 miliar. 

Nilai tersebut sudah termasuk pekerjaan penimbunan lahan. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Siti Aminah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.