Kebakaran Bengkel di Cengkareng Picu Tiga Ledakan Keras, Atap Bangunan Roboh dan Warga Panik
Faiz Fadhilah April 12, 2026 07:42 PM

- Warga bernama Sarmen (59) menceritakan situasi mencekam saat kebakaran bengkel dan toko suku cadang di Jalan Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (3/4/2026) malam.

Ia mengaku mendengar tiga kali suara ledakan sebelum atap bengkel akhirnya roboh dan mengenai bangunan di sekitarnya.

Sarmen mengatakan, awalnya ia melihat kepulan asap hitam tebal dari arah bengkel saat sedang berada di belakang rumahnya.

Ia kemudian bergegas menuju lokasi dan mendapati api sudah membesar.

Tak lama berselang, suara ledakan mulai terdengar dari dalam bangunan.

“Ada sekitar tiga kali ledakan. Keras, yang satu cukup besar,” ujar Sarmen, ditemui di sekitar lokasi kebakaran, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, ledakan diduga berasal dari kendaraan yang berada di dalam bengkel, seperti mobil dan sepeda motor.

Setelah rentetan ledakan tersebut, kondisi bangunan semakin tidak terkendali.

Sarmen menyebut bagian atap bengkel yang terbuat dari material ringan cepat terbakar hingga akhirnya runtuh.

“Enggak sampai 10 menit, api sudah membesar. Besi atapnya sampai melengkung, lalu roboh ke bawah,” katanya.

Runtuhnya atap memperparah kobaran api di dalam bangunan.

Api semakin cepat menyebar dan membesar sehingga memicu kepanikan warga sekitar.

Banyaknya material mudah terbakar di dalam bengkel dan tumpahan oli membuat api kian membesar serta mempersulit petugas Damkar dalam memadamkan si jago merah.

"Jadi, saat pintu itu bisa dibongkar, oli dari dalam langsung menyambar. Jalanan ini penuh oli semua dan api jadi makin besar," kata Sarmen.

Beruntung, api tak sampai merembet ke bangunan di sekitarnya karena telah lebih dulu didinginkan oleh petugas Damkar.

"Api mau menyambar ke sebelahnya, tapi di sana sudah diantisipasi dulu oleh Damkar dengan penyemprotan lebih awal. Namun, jalanannya memang licin sehingga banyak yang terjatuh," ujarnya.

Pendinginan Memakan Waktu Lama

Kasudin Gulkarmat Jakarta Barat, Suheri, menjelaskan api sebenarnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB atau 1,5 jam setelah pihaknya menerima laporan kebakaran.

Namun, proses pendinginan memakan waktu lama bahkan hingga Sabtu (4/4/2026) siang.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, rombongan Damkar baru berangsur meninggalkan lokasi sekitar pukul 15.00 WIB atau lebih dari 16 jam sejak api pertama kali muncul.

Hal itu disebabkan banyaknya material mudah terbakar sehingga kepulan asap terus muncul disertai titik api dari dalam bengkel.

Setelah pendinginan selesai, petugas Damkar dibantu PPSU membersihkan jalanan di sekitar lokasi yang terkena tumpahan oli agar tidak membahayakan pengendara.(*)

Program: Saksi Kata
Sumber: Tribun Jakarta
Editor: Faiz Fadhilah

#SaksiKata #kebakaran #bengkel #cengkareng #jakartabarat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.