- Negara dengan senjata Nuklir Pakistan, mengerahkan jet tempurnya ke Arab Saudi.
Pengerahan ini menjadi langkah perdana Pakistan seusai mereka menjadi tuan rumah pembicaraan gencatan senjata antara AS, Israel dan juga Iran.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyebut, pesawat yang dikerahkan adalah campuran jet tempur dan jet pendukung.
Jet tempur ini mendarat di Pangkalan Udara King Abdulaziz Timur Arab Saudi pada Sabtu (11/4/2026).
Pengerahan tersebut dilakukan berdasarkan perjanjian pertahanan bersama yang ditandatangani pada September 2025.
Perjanjian itu mewajibkan setiap negara untuk menganggap serangan terhadap negara lain sebagai serangan terhadap diri mereka sendiri.
Saat jet tempur mendarat, Pakistan juga sedang menjadi tuan rumah negosiasi antara AS dan Iran di Islamabad.
Empat hari sebelum pengerahan jet tempur, Arab juga sudah meminta Pakistan berdiri bahu-membahu dengan Arab.
Kedua negara juga sepakat untuk mempercepat paket investasi Saudi yang dijanjikan untuk Pakistan senilai USD 5 miliar.
Sementara itu, Iran meminta jaminan bahwa wilayah Saudi tidak akan digunakan untuk menyerang Teheran.
Jaminan itu ditegaskan Teheran di tengah pengerahan jet tempur tersebut.
Iran menjaga kendali perang dengan terus menargetkan serangan ke Arab Saudi.
Terutama pangkalan-pangkalan penting dan gudang kedutaan besar AS di Riyadh.