Susunan Pemain Persib Bandung vs Bali United, Teja Potensi Samai Rekor 17 Kali Tak Kebobolan
Machmud Mubarok April 12, 2026 08:04 PM

 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG -  Persib Bandung bertekad menumbangkan Bali United pada Super League Indonesia 2025/2026, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (12/4/2026).

Tentunya tekad ini untuk mempertahankan posisi puncak klasemen, hingga upaya memuluskan ambisi kembali meraih gelar juara.

Sebab Persib kini berada di puncak klasemen sementara Super League Indonesia dengan poin 61, ditempel oleh Borneo FC yang memiliki poin 57, dan diikuti oleh Persija Jakarta yang memilki poin 52.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menurunkan kiper utama, Teja Paku Alam. Penampilan Teja kali ini berpotensi menyamai rekor yang dicetak Yoo Jae-Hoon yang mencetak 17 clean-sheet, saat menjamu Bali United.

Hal tersebut, lantaran Teja Sudah mencatat 16 clean sheet dalam musim ini, dan kali ini Teja kembali dipercaya menjaga gawang Persib saat menjamu Bali United.

Adapun susunan pemain Persib, di lini belakang terdapat Federico Barba bersama Patricio Matricardi, yang diapit di kanan dan kirinya oleh Kakang Rudianto dan Eliano Reijnders.

Di lini tengah terdapat kapten tim Maung Bandung, Marc Klok, Luchiano Guaycochea dan Thom Haye yang mengatur ritme pertandingan.

Baca juga: Jelang Pertandingan Persib Bandung vs Bali United, Jalan Menuju ke Stadion GBLA Terendam Banjir

Baca juga: Persib VS Bali United, Marc Klok: Ini Salah Satu Laga Final Kami

Sedangkan di lini depan terdapat Uilliam Barros, Berguinho, dan sang juru gedor, Ramon Tanque.

Sedangkan Beckham Putra Nugraha, terlebih duduk dulu di bangku cadangan bersama Fitrah Maulana M. Ridwan, Layvin Kurzawa, Robi Darwis, Dedi Kusnandar, Achmad Jufriyanto, Sergio Castel Martinez, Adam Alis Setyano, Alfeandra Dewangga Santosa, Dion Wilhelmus Eddy Markx, Frans Dhia Jirjis Putros, Saddil Ramdani

Sedangkan susunan pemain Bali United, penjaga gawang terdapat Mike Hauptmeijer, di lini pertahanan Joao Vitor Ferrari Silva, Bagas Adi Nugroho, Tim Charles Pieter Receveur.

Untuk lini tengah,  I Kadek Agung Widnyana Putra, Teppei Yachida, Ricky Fajrin, Thijmen Goppel, dan di lini serang Rahmat Arjuna Reski, Diego de Jesus Campos Ballestero, Rahmat.

Adapun di bangku cadangan, Dikri Yusron Afafa, Fitrul Dwi Rustapa, Kadek Arel Priyatna, Jordy Dennis Bruijn, Boris Kopitovic, Rizky Dwi Febrianto, Jens Raven, I Made Andhika Pradana Wijaya, Irfan Jaya, Maouri Ananda Yves Ramli Simon.

Pemain Persib Bandung, semua siap tempur untuk hadapi Bali United, pada Super League Indonesia 2025/2026, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (12/4/2026) malam.

Hanya satu pemain Persib yang dipastikan absen di laga malam nanti, yakni Julio Cesar. Hal tersebut lantaran ia terkena akumulasi kartu kuning.

Menurut Bojan, Bali adalah tim yang tangguh, mereka baru menang 6-1, mereka sangat percaya diri, dan mereka juga tim yang bekerja sangat keras, terorganisir dengan baik.

"Jadi ini akan menjadi pertandingan yang berat. Namun saya selalu percaya, saat kami bermain di kandang, kami bisa mendapatkan hasil positif," ujar Bojan, di Stadion GBLA, Sabtu (11/4/2026).

Bojan mengaku yakin, dengan kemenangan 6-1 atas PSBS Biak, akan memberikan kepercayaan diri kepada Bali United saat menghadapi timnya.

"Tapi tidaklah sama bermain melawan kami, dengan segala hormat, tidaklah sama ketika bermain melawan Persib," ujar dia.

Di laga nanti, kata Bojan, semua pemainnya siap tampil, kecuali Julio Cesar yang terkena akumulasi Kartu Kuning.

"Semua pemain siap, kecuali Julio (Cesar) yang mendapat empat kartu kuning. Tapi sisanya semuanya siap," kata dia.

Namun, dengan kedalaman skuat yang cukup bagus terdapat beberapa pemain dalam satu Posisi, sehingga absennya satu pemain tak akan menyulitkan Bojan.

Dengan absennya Julio Cesar, bisa dipastikan Federico Barba akan diduetkan dengan Patricio Matricardi untuk mengisi bek tengah.

Sehingga lini pertahanan Persib tetap kokoh, seperti saat Julio Cesar absen karena cedera, di posisi itu kerap ditempati oleh Barba dan Patricio. 

Jika melihat pertemuan Persib dan Bali United, di putaran pertama saat Persib tandang berhasil menumbangkan Bali dengan skor 1-0.

Sedangkan musim lalu ketika Persib bermain di kandang berhasil mengalahkan Bali United dengan skor tipis 2-1, sedangkan saat tandang berakhir imbang 1-1.

Tentunya hal itu tak bisa menjadi patokan mutlak, dalam sepak bola semua kemungkinan bisa terjadi, meski jika melihat rekam jejaknya pertandingan sebelumnya Persib lebih unggul.

Bahkan saat Persib ditangani oleh Bojan Hodak belum terkalahkan oleh Bali United. Saat disinggung apakah hal itu akan menjadi motivasi, Bojan mengaku tak tahu.

"Saya tidak tahu apakah itu motivasi tambahan, tapi saya harap saya akan mempertahankan hasil yang sama, untuk di pertandingan besok," ujar Bojan, Sabtu (11/4/2026).

Bojan mengungkapkan, laga menghadapi Bali, merupakan pertandingan penting bagi timnya karena berusaha menjaga semua pertandingan di kandang (dengan meraih kemenangan).

"Kami mencoba mendapatkan hasil yang baik, agar kami bisa menjaga jarak antara kami dan tim-tim lainnya (yang ada di bawahnya)," kata Bojan.

Menurut Bojan, Bali adalah tim yang tangguh, mereka baru menang 6-1, mereka sangat percaya diri, dan mereka juga tim yang bekerja sangat keras, terorganisir dengan baik.

"Jadi ini akan menjadi pertandingan yang berat. Namun saya selalu percaya, saat kami bermain di kandang, kami bisa mendapatkan hasil positif," ujar dia.

Bojan mengaku yakin, dengan kemenangan 6-1 atas PSBS Biak, akan memberikan kepercayaan diri kepada Bali United saat menghadapi timnya.

"Tapi tidaklah sama bermain melawan kami, dengan segala hormat, tidaklah sama ketika bermain melawan Persib," tuturnya.

Di laga nanti, kata Bojan, semua pemainnya siap tampil, kecuali Julio Cesar yang terkena akumulasi Kartu Kuning.

"Semua pemain siap, kecuali Julio (Cesar) yang mendapat empat kartu kuning. Tapi sisanya semuanya siap," kata dia.

Dengan absennya Julio Cesar, bisa dipastikan Federico Barba akan diduetkan dengan Patricio Matricardi untuk mengisi bek tengah.

Ketika disinggung, Bali United punya Mike Hauptmeijer kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak sejauh ini di Super League, Bojan mengatakan, Teja Paku Alam juga merupakan kiper yang bagus.

"Dia kiper yang bagus, ya. Itulah alasan mengapa mereka juga tidak kebobolan terlalu banyak gol (di beberapa momen). Tapi bagi saya, saya tetap melihat Teja sebagai kiper terbaik," katanya.

Memang meski Teja tak tercatat sebagai kiper paling banyak melakukan penyelamatan, tapi Teja tercatat sebagai kiper paling banyak melakukan clean sheet.

Bahkan jika saja saat menjamu Bali clean sheet, maka Teja menyamai rekor yang sudah 12 tahun bertahan dipengang oleh Yoo Jae-Hoon saat memperkuat Persipura dengan 17 clean-sheet. Hal tersebut lantaran kini Teja sudah melakukan 16 clean sheet.

"Dia (Mike) kiper bagus, itu sudah pasti. Dia salah satu pemain kunci di Bali United, tetapi kami fokus pada tim sendiri dan akan berusaha mencari cara untuk bisa mencetak gol," ujar Bojan.

Di putaran kedua, Bali tercatat sebagai tim yang paling banyak kebobolan sekaligus paling banyak mencetak gol, saat ditanya apakah ada perhatian khusus, Bojan mengatakan, mereka memainkan sepakbola yang sangat menyerang, yang mana enak untuk ditonton.

"Tapi hal itu juga membuat mereka memiliki celah di area pertahanan. Itulah alasannya mengapa mungkin kiper mereka memiliki jumlah penyelamatan terbanyak karena pertahanan mereka cukup terbuka di belakang," ucapnya.

Sedangkan pelatih Bali United,  Johnny Jansen, mengaku timnya sudah melakukan persiapan untuk hadapi Persib, yang hampir serupa setiap waktu untuk pertandingan.

"Kami baru saja menyelesaikan pertandingan melawan Biak dengan hasil yang sangat bagus, dan mencetak banyak gol, jadi kami senang dengan hal itu. Kami berharap bisa membawa kepercayaan diri tersebut ke pertandingan ini (menglawan Persib)," ujar Jansen.

Jansen mengaku, pihaknya sudah melihat rekaman video mereka lagi, juga pertandingan terakhir timnya saat melawan Persib Bandung.

"Jadi kami mendapatkan banyak informasi, dan semoga kami bisa membuat rencana yang bagus untuk besok," kata Jansen.

Ketika ditanya akan menghadapi Persib yang belum pernah kalah di kandang, apa paling diantisipasi, Jansen mengaku, tidak akan membocorkan rencana timnya, tapi pihaknya sudah meninjau kembali pertandingan saat di Bali, dan melihat pertandingan-pertandingan terakhir Persib.

"Jadi kami menyusun rencana, dan semoga besok kami sukses. Besok  kami akan memberikan yang terbaik untuk mendapatkan tiga poin," ujar dia.

Saat disinggung di bawah asuhan Bojan Hodak, Persib belum pernah dikalahkan Bali, menurutnya itu cukup buruk karena timnya ingin menang.

"Jadi mereka memang mendapat hasil bagus sebelumnya. Ya, dan semoga kami bisa mengubah hal itu," kata Jansen.

Saat disinggung  akan bertemu dengan Eliano Reijnders  yang pernah dilatih di Belanda, saat memperkuat PEC Zwolle, Jansen tak menyangkalnya, ia mengaku telah bekerja 2-3 tahun bersama Eliano, jadi senang bisa bertemu dengannya lagi.

"Senang bertemu dengannya di Bali saat kami melawan Persib kemarin, dan sekarang masih sama. Kami kadang berkomunikasi, jadi saya senang bertemu dengannya besok," tuturnya.

Saat disinggung prediksi juara musim ini, Jansen, tak memungkiri Persib memiliki peluang untuk kembali meraih gelar juara di musim ini.

"Persib Bandung sekarang nomor satu, jadi semoga besok mereka tidak mendapatkan tiga poin, saya tidak tahu, tapi Persib mempunyai peluang besar untuk jadi juara. Tapi besok semoga kami bisa memberi mereka tekanan lebih, agar kami bisa membawa pulang tiga poin ke Bali," ucapnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.