TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - SAR SiGAP Lintas Batas merayakan Hari Jadi ke-5 pada Minggu (12/04/2026) di Kapanewon Wates, Kulon Progo. Perayaan Hari Jadi komunitas relawan ini turut dihadiri oleh Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan.
Agung mengatakan bahwa para relawan memiliki peran sangat penting dalam mitigasi bencana. Termasuk yang tergabung dalam SAR SiGAP Lintas Batas.
"Kehadiran relawan yang terampil menjadi aset yang sangat krusial," katanya.
Agung pun menyebut peran relawan sangat dibutuhkan pula di Kulon Progo. Sebab Bumi Binangun memiliki karakteristik wilayah dengan potensi kerawanan bencana yang beragam.
Itu sebabnya, ia berharap di umur yang ke-5 ini semangat para relawan SAR SiGAP Lintas Batas tidak pudar. Bahkan berhenti di satu generasi saja.
"Semangatnya harus terus diwariskan ke generasi berikutnya," ujar Agung.
Ia mengatakan menjadi relawan bencana adalah murni panggilan jiwa yang melampaui ego pribadi. Apalagi mereka selalu bekerja tanpa pamrih, sesuai tugasnya sebagai relawan.
Menurut Agung, 5 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi relawan SAR SiGAP Lintas Batas dalam menjaga konsistensi dalam aksi-aksi kemanusiaan. Aksi itu seringkali jauh dari sorotan publik.
"Namun yang mereka kerjakan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," jelasnya.
Perwakilan dari Basarnas Yogyakarta, Wibowo mengatakan SAR SiGAP Lintas Batas merupakan salah satu potensi SAR yang memiliki peran besar. Khususnya di wilayah Kulon Progo.
Komunitas ini kerap memberikan kontribusinya dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan. Ia pun berharap sinergi antar potensi SAR di DIY terus diperkuat demi pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Semoga SAR SiGAP Lintas Batas menjadi semakin solid, profesional, dan terus meningkatkan sinergi bersama seluruh potensi SAR lainnya," kata Wibowo.(alx)