TRIBUN-BALI.COM - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja semakin menunjukkan daya tarik di tingkat internasional. Sejak 2019, kampus terbesar di Bali Utara ini telah menerima 985 mahasiswa asing, baik dalam program gelar penuh maupun non-gelar.
Tren tersebut kembali terlihat dalam Wisuda ke-79, Sabtu (11/4), saat 24 mahasiswa asing dikukuhkan bersama 1.098 lulusan lainnya.
Rektor Undiksha, I Wayan Lasmawan, mengatakan meningkatnya jumlah mahasiswa asing menjadi indikator kepercayaan global terhadap kualitas pendidikan di Undiksha. "Ini menjadi bukti bahwa Undiksha semakin dipercaya di tingkat internasional," ujarnya.
Baca juga: NYAWA Yuniastuti Melayang, Tak Sempat Selamatkan Diri, Truk Mundur Hantam Pejalan Kaki di Karangasem
Baca juga: AKSI Vaksinasi Massal di Mendoyo, Terjunkan 6 Tim Geruduk Wilayah Zona Rabies
Dari total 985 mahasiswa asing, sebanyak 171 merupakan mahasiswa program gelar penuh, sementara 814 lainnya mengikuti program non-gelar. Mereka tersebar di berbagai jenjang, terutama magister dan doktoral.
Menurut Lasmawan, capaian ini merupakan hasil dari strategi internasionalisasi yang dijalankan kampus, termasuk melalui program Internationalization at Home yang diluncurkan pada 2019.
"Selain meningkatkan reputasi institusi, kehadiran mahasiswa asing juga membuka peluang penguatan jejaring global serta pertukaran akademik lintas negara," ucapnya.
Sementara itu pada wisuda kali ini, Undiksha meluluskan 1.098 mahasiswa. Rinciannya meliputi Diploma III sebanyak 36 orang, Diploma IV 13 orang, Sarjana 817 orang, Pendidikan Profesi Dokter 3 orang, Magister 200 orang, serta Doktor 29 orang.
Dengan tren peningkatan tersebut, Undiksha menargetkan penguatan posisi sebagai perguruan tinggi yang mampu bersaing di tingkat internasional, termasuk dari kawasan daerah. (mer)