Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Sutami | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Peristiwa tragis terjadi di objek wisata Gayo Valley, Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Minggu (12/4/2026) sore.
Seorang anak laki-laki bernama Azzam (6), warga Dusun Telpi, Desa Penampaan, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang, sekitar pukul 17.50 WIB.
Kapolsek Blangkejeren, Iptu Syamsuddin, SH menyampaikan, bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait insiden tersebut.
Personel Kepolisian segera turun ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi.
Setibanya di tempat kejadian, korban sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tanoh Gayo.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat korban berenang di area kolam.
Diduga, ia mencoba masuk ke bagian kolam dewasa dengan kedalaman sekitar dua meter tanpa pengawasan orang tua.
Baca juga: Seorang Anak Tenggelam di Pantai Kajhu Aceh Besar, Operasi Pencarian Dilanjutkan Senin Besok
Beberapa saat kemudian, korban tenggelam.
Seorang pengunjung yang melihat kejadian itu segera menolong dan mengangkat korban ke pinggir kolam.
Ayah korban, Ali Akbar (32), yang berada di lokasi, sempat memberikan pertolongan pertama dengan melakukan pompa jantung dan napas buatan.
Namun, usaha tersebut tidak berhasil mengembalikan kesadaran anaknya.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Tanoh Gayo, tetapi pihak rumah sakit menyatakan Azzam telah meninggal dunia.
Saat ini, jenazah korban masih berada di rumah sakit untuk menjalani visum dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan juga pengingat bagi masyarakat akan pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak.
Terutama pada area wisata air yang memiliki risiko tinggi.
Insiden tenggelamnya Azzam menegaskan perlunya perhatian lebih dari pengelola tempat wisata dalam menyediakan fasilitas keamanan.
Baca juga: Pencarian Anak Tenggelam di Krueng Aceh Dilanjutkan Besok, Penyelaman di Lokasi Masih Nihil
Seperti penjaga kolam atau lifeguard, serta rambu peringatan yang jelas.
Dengan langkah pencegahan yang tepat, diharapkan tragedi serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.(*)