Pascabencana Hidrometeorologi, Bank Aceh Cetak Performa Positif pada Triwulan Pertama 2026
Mursal Ismail April 13, 2026 01:03 AM

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bank Aceh menunjukkan resiliensi yang luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026. 

Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama yang berakhir pada 31 Maret 2026, Bank Aceh berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja di tengah tantangan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh akhir tahun lalu. 

Total Aset Bank Aceh kini mencapai Rp29,89 triliun, meningkat 2,19 % dibanding posisi Maret 2025 sebesar Rp29,25 triliun.

Peningkatan aset ini mencerminkan pengelolaan portofolio yang sehat serta kepercayaan nasabah yang tetap terjaga. 

Dari sisi penghimpunan dana, dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp25,17 triliun, tumbuh 2,47 % secara tahunan (year-on-year). 

Angka ini menunjukkan Bank Aceh tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengelola simpanan mereka, yang menjadi modal penting bagi bank untuk terus berekspansi.

Baca juga: Bank Aceh dan USK Jalin Sinergi untuk Kemajuan Ekonomi & Pendidikan Aceh

Sebagai motor penggerak ekonomi daerah, Bank Aceh juga mengakselerasi penyaluran pembiayaan yang tumbuh 3,14 % menjadi Rp21,20 triliun. 

Fokus pembiayaan ini diarahkan pada sektor-sektor produktif untuk membantu pelaku usaha bangkit dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat pascatantangan alam pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyatakan, capaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang adaptif. 

"Kami tidak hanya mengejar angka, tapi juga memastikan setiap rupiah pembiayaan yang disalurkan memiliki dampak nyata bagi pemulihan ekonomi masyarakat Aceh," ungkap Fadhil Ilyas. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.