Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, melontarkan peringatan tegas kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak pesimis mengawal program hilirisasi sagu.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul sikap beberapa pimpinan OPD tampak pesimis menghadapi proses panjang menuju penetapan SBT sebagai lokus hilirisasi sagu oleh pemerintah pusat.
Bupati pun mempersilahkan mereka untuk mengundurkan diri secara terhormat.
Kata dia, program strategis tersebut membutuhkan keseriusan, kerja keras, serta optimisme tinggi dari seluruh jajaran pemerintahan.
“Yang cepat putus asa atau malas-malasan, tidak usah saya ganti, mengundurkan diri saja. Supaya lebih elegan. Karena ini bukan kerja main-main,” ujarnya.
Di sisi lain, Fachri mengaku telah membuka ruang diskusi dengan pihak yang belum sejalan dengan gagasan hilirisasi sagu.
“Saya mohon kita bisa saling mendukung. Kita pernah diskusi, teman-teman yang tidak setuju saya ajak kumpul, kita diskusi sampai malam. Tapi hasilnya juga sama, kita harus saling menghormati dan mendukung,” bebernya.
Baca juga: Masuk Tahap Akhir, SBT Tunggu Pemutakhiran Data Bappenas untuk Lokus Hilirisasi Sagu
Baca juga: Hilirisasi Sagu Jadi Andalan SBT, Bupati Fachri: Ini Bukan Ide Dadakan
Menurutnya, pemerintah provinsi tetap konsisten akan dukungan terhadap program tersebut.
“Saya ketemu beliau di bulan puasa kemarin. Beliau bilang ke saya, ide-ide ini tidak boleh berhenti. Kita harus berjuang sama-sama sampai jadi,” ungkap Fachri.
Meski dihadapkan pada kondisi keuangan negara yang tidak mudah, Fachri mengaku tetap optimistis.
Ia menyebut komunikasi dengan pemerintah pusat terus berjalan intensif, khususnya dengan sejumlah kementerian terkait.
“Memang tidak mudah, karena kondisi keuangan negara kita tidak baik-baik saja. Tapi saya selalu punya harapan, karena komunikasi dengan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, juga Kementerian Infrastruktur, masih terus berjalan dengan tema yang sama, hilirisasi sagu,” jelasnya.
Bahkan, dalam satu pekan terakhir, telah dilakukan dua kali rapat khusus membahas hilirisasi sagu di SBT.
“Dalam minggu ini saja ada dua kali rapat. Satu dengan Kementerian Perindustrian, temanya hilirisasi sagu SBT. Satu lagi dengan Kementerian Infrastruktur, temanya juga sama,” tutupnya.(*)