Terduga Pelaku Begal Paha di Jembrana Bali Apes Saat Kabur, Terjatuh ke Selokan, Alami Patah Tulang
Putu Dewi Adi Damayanthi April 13, 2026 01:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Pria muda berinisial D (22) asal Kecamatan Jembrana mengalami kecelakaan di jalur sepi di wilayah Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Minggu 12 April 2026 malam. 

Adalah pria yang diduga sebagai pelaku aksi "begal paha" terhadap seorang wanita yang melintas di wilayah tersebut. 

Namun sayangnya, pria muda tersebut apes ketika hendak kabur usai melancarkan aksinya.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut bermula saat korban berinisial MJ pulang dari tempat olahraga di wilayah Kecamatan Negara. 

Baca juga: Fakta Baru: Korban Begal Tante Jenna Pulang Lebih Awal Demi Beri Makan Kucing

Setelah itu, korban pulang dengan melintasi jalur sepi di wilayah tersebut dan dibuntuti oleh terduga pelaku.

Dalam perjalanan sekitar pukul 19.30 WITA, pelaku diduga melancarkan aksinya yakni "begal paha". 

Namun sayangnya, usai melakukan aksinya tersebut, pria yang mengendarai sepeda motor matic warna putih hendak kabur dan terjatuh ke selokan berisi air di wilayah TKP.

Kejadian laka lantas tersebut dilihat langsung oleh korban hingga kemudian diketahui oleh warga setempat yang kebetulan melintas dan ada di sekitar TKP. 

Saat itu, warga baru mengetahui bahwa pria yang jatuh di selokan tersebut merupakan terduga pelaku "begal paha".

Sementara itu, terduga pelaku kemudian dievakuasi ke rumah sakit karena dilaporkan menderita sejumlah luka hingga patah tulang. 

Bahkan saat ini pria tersebut sudah dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana mengatakan, bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan out of control (OC). 

Bahkan korban masih dalam perawatan di RSUP Prof Ngoerah karena menderita patah tulang.

"Nggih kemarin ada kecelakaan di lokasi tersebut," jelas AKP Alit saat dikonfirmasi, Senin 13 April 2026.

Disinggung mengenai adanya peristiwa "begal paha", mantan Kasat Narkoba Polres Jembrana mengakui, pihak korban sudah membuat laporan pengaduan masyarakat.

"Masih kita dalami (terkait dugaan pelecehan). Sementara baru meminta keterangan dari pihak korban dan akan dilanjutkan ke pihak terlapor karena masih dalam perawatan," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.