SSB Bintar Dominasi Pelangi Cup 2026, Sapu Gelar dari U-8 hingga U-12
Asmadi Pandapotan Siregar April 13, 2026 08:20 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Sorak-sorai menggema di Stadion Rimba Pelawan, Kecamatan Damar, Senin (13/4/2026), saat para pemain muda SSB Bintar merayakan kemenangan mereka di ajang Pelangi Cup 2026.

Sekolah sepak bola asal Belitung Timur tersebut menunjukkan dominasinya dengan meraih prestasi gemilang di berbagai kategori usia, mulai dari U-8 hingga U-12.

Pada kategori U-8, SSB Bintar tampil sempurna dengan meraih juara pertama. Tak hanya itu, mereka juga berhasil menyapu bersih penghargaan individu, yakni pemain terbaik dan top skor.

Pelatih SSB Bintar, Wandi menyaksikan anak asuhnya mengangkat piala. Ia mengatakan raihan trofi ini adalah buah dari metode latihan yang ia sebut sebagai metode kegembiraan. 

"Bentuk latihannya mungkin sama dengan SSB lain, seperti latihan teknik dasar passing, control, dan dribble. Namun, yang paling penting adalah metode latihannya harus menyenangkan supaya anak-anak mencintai sepak bola dulu," ujar Wandi.

Kehangatan podium berlanjut saat kategori U-11 dan U-12 diumumkan. Meskipun mereka harus puas di posisi juara 2, namun raihan penghargaan pemain terbaik dan top skor tetap berhasil diamankan.

Wandi pun menjelaskan bahwa rahasia dominasi ini bukan pada instruksi yang keras, melainkan pada mental yang didapat dari jam terbang.

"Mental itu dibangun melalui jam terbang tanding itu sendiri. Tanpa membedakan kualitas, semua pemain ikut bertanding. Namun, kami buat tingkatan tim yang berbeda sehingga pemain berlomba-lomba untuk jadi yang terbaik agar bisa masuk ke tim A," ucapnya.

DOMINASI - Skuat SSB Bintar Kelompok merayakan keberhasilan mereka dalam ajang Pelangi Cup 2026 di Stadion Rimba Pelawan, Kecamatan Damar, Senin (13/4/2026). Selain meraih podium tertinggi, tim ini juga sukses menyapu bersih gelar individu seperti pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak melalui metode pembinaan yang mengedepankan kegembiraan bermain bola.
DOMINASI - Skuat SSB Bintar Kelompok merayakan keberhasilan mereka dalam ajang Pelangi Cup 2026 di Stadion Rimba Pelawan, Kecamatan Damar, Senin (13/4/2026). Selain meraih podium tertinggi, tim ini juga sukses menyapu bersih gelar individu seperti pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak melalui metode pembinaan yang mengedepankan kegembiraan bermain bola. (Posbelitung.co/ Kautsar Fakhri Nugraha/Kautsar Fakhri Nugraha)

Menariknya, saat ditanya mengenai momen paling berat selama turnamen berlangsung sejak 8 April lalu, Wandi mengungkapkan hal yang cukup mengejutkan.

"Tidak ada momen berat. Anak-anak selalu gembira saat pertandingan. Itulah yang membuat mereka bisa bermain lepas," ungkapnya.

Filosofi SSB Bintar sendiri cukup unik. Motto yang selalu ditekankan kepada para pemain mereka adalah "Dak Pape Kalah Bakat, Pukok e Jangan Sampai Kalah Rajin". Sebuah ungkapan bahasa lokal yang menekankan bahwa berlatih rajin jauh lebih penting daripada sekadar bakat alami.

Wandi pun berpesan kepada para orang tua agar terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka. Baginya, peran orang tua bisa menjaga semangat anak tetap berkobar.

"Tetap semangat latihan. Pesan saya untuk orang tua, tetap dukung anak-anak ini karena perjalanan mereka masih panjang," ujar Wandi.

DOMINASI - Skuat SSB Bintar Kelompok merayakan keberhasilan mereka dalam ajang Pelangi Cup 2026 di Stadion Rimba Pelawan, Kecamatan Damar, Senin (13/4/2026). Selain meraih podium tertinggi, tim ini juga sukses menyapu bersih gelar individu seperti pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak melalui metode pembinaan yang mengedepankan kegembiraan bermain bola.
DOMINASI - Skuat SSB Bintar Kelompok merayakan keberhasilan mereka dalam ajang Pelangi Cup 2026 di Stadion Rimba Pelawan, Kecamatan Damar, Senin (13/4/2026). Selain meraih podium tertinggi, tim ini juga sukses menyapu bersih gelar individu seperti pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak melalui metode pembinaan yang mengedepankan kegembiraan bermain bola. (Posbelitung.co/ Kautsar Fakhri Nugraha/Kautsar Fakhri Nugraha)

Keberhasilan di Pelangi Cup 2026 ini juga menjadi evaluasi bagi SSB Bintar. Wandi mengakui bahwa tahun ini persaingan jauh lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya, di mana saat itu SSB Bintar sempat menciptakan All-Bintar Final di kategori U-10 dan U-12.

Kini, SSB Bintar merasa tertantang untuk terus berinovasi dalam pola pembinaan mereka. Mereka tidak ingin terjebak dalam zona nyaman sebagai juara bertahan.

Target besar sudah dipatok oleh manajemen SSB Bintar. Wandi mengatakan mereka tak ingin prestasi ini berhenti di level kabupaten atau provinsi saja.

"Target kami tetap menghasilkan pemain-pemain terbaik untuk membela PS Beltim, Provinsi Babel, dan semoga suatu saat bisa menembus level nasional," tutupnya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.