TRIBUNPRIANGAN.COM – Biasanya, para calon jemaah Haji akan melaksanakan yang namanya walimatus safar.
Walimatus safar dalah acara atau bentuk syukuran yang diadakan oleh seseorang atau keluarga sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama untuk ibadah haji atau umrah.
Yang mana, tujuannya adalah untuk memohon doa restu dari keluarga, tetangga, dan sahabat, mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT, meminta maaf atas kesalahan sebelum berangkat dan mempererat silaturahmi.
Khusus untuk kamu yang akan melaksanakan walimatus safar, berikut ini dia contoh naskah pidato walimatus safar dengan judul "Di Antara Air Mata dan Doa, Menuju Panggilan-Nya yang Mulia".
Baca juga: 13 Naskah Sambutan Walimatussafar Perpisahan Jemaah Haji 2026 dengan Keluarga
Naskah Walimatus Safar 2026
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, serta kesempatan untuk berkumpul dalam majelis yang penuh berkah ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta kita semua sebagai umatnya hingga akhir zaman.
Baca juga: Naskah Singkat Sambutan Walimatussafar untuk Persiapan Keberangkatan Haji 2026
Hadirin yang dirahmati Allah,
Hari ini kita tidak sekadar berkumpul. Hari ini adalah hari yang sarat dengan makna, penuh dengan rasa syukur, haru, dan juga harapan. Kita hadir dalam sebuah momen yang begitu istimewa—walimatus safar, sebuah acara pelepasan bagi saudara kita yang akan menempuh perjalanan suci menuju Baitullah.
Perjalanan ini bukan perjalanan biasa. Ini adalah perjalanan yang lahir dari panggilan Allah. Sebuah undangan yang tidak semua orang mendapatkannya, meskipun memiliki kemampuan. Karena sejatinya, yang berangkat ke Tanah Suci adalah mereka yang dipilih, yang dikehendaki, dan yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Betapa banyak di antara kita yang menyimpan rindu yang sama. Rindu untuk melihat Ka’bah secara langsung, rindu untuk bersujud di hadapan-Nya di tanah yang penuh keberkahan. Namun hari ini, Allah memberikan kesempatan itu kepada saudara kita. Maka ini bukan hanya kebahagiaan bagi yang berangkat, tetapi juga kebahagiaan bagi kita semua yang menyaksikannya.
Baca juga: 3 Teks Naskah Panjang Walimatussafar, Lengkap Jadwal Keberangkatan Jamaah Haji 2026 Daerah Priangan
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Di balik kebahagiaan ini, terselip rasa haru yang begitu dalam. Perpisahan selalu menghadirkan air mata, walaupun hanya sementara. Kita melepas dengan doa, kita mengikhlaskan dengan harapan.
Karena kita tahu, perjalanan ini bukan perjalanan yang ringan. Ia menuntut kesabaran, kekuatan fisik, ketulusan hati, dan keikhlasan yang dalam. Akan ada lelah, akan ada ujian, akan ada rindu kepada keluarga yang ditinggalkan.
Namun di situlah letak keindahannya. Karena setiap langkah yang diambil di jalan Allah tidak akan pernah sia-sia. Setiap tetes keringat, setiap doa yang terucap, setiap kesabaran yang dijaga—semuanya akan menjadi saksi di hadapan Allah kelak.
Baca juga: Naskah Walimatussafar Jamaah Haji yang Berangkat Tahun 2026
Saudara kami yang akan berangkat,
Pergilah dengan hati yang lapang. Tinggalkan segala beban duniawi. Bersihkan hati dari segala prasangka, dari segala kesalahan, dari segala yang menghalangi kedekatan dengan Allah.
Jadikan perjalanan ini sebagai titik balik dalam kehidupan. Bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Jangan lupa, bawalah kami dalam doa-doa kalian. Di tempat-tempat yang mustajab, di waktu-waktu yang penuh keberkahan, sebutlah nama kami. Karena kami di sini hanya bisa berharap melalui doa-doa kalian.
Baca juga: 6 Naskah Walimatussafar Jemaah Calon Haji yang Berangkat Tahun 2026, Maafkan Kekhilafan
Hadirin yang berbahagia,
Kepada keluarga yang ditinggalkan, kuatkan hati dan lapangkan dada. Iringi mereka dengan doa, bukan dengan kecemasan. Percayalah bahwa Allah akan menjaga mereka dalam setiap langkahnya.
Dan kepada saudara kami yang akan berangkat,
Ingatlah bahwa kalian tidak hanya membawa diri sendiri. Kalian membawa harapan banyak orang. Kalian membawa titipan doa dari keluarga, sahabat, dan orang-orang yang mencintai kalian.
Semoga Allah memudahkan setiap langkah perjalanan ini. Semoga ibadah yang dijalankan diterima dan disempurnakan. Semoga kembali dengan predikat haji yang mabrur, yang membawa perubahan dalam kehidupan.
Dan semoga suatu hari nanti, kita semua yang hadir di sini juga mendapatkan panggilan yang sama. Berdiri di hadapan Ka’bah, bersujud di tanah suci, dan merasakan keagungan yang sama.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.