Breaking News! Perahu Nelayan Tanpa ABK Ditemukan Terdampar di Bojongsalawe Pangandaran
Dedy Herdiana April 13, 2026 09:19 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Sebuah perahu nelayan sejenis katir bertuliskan APE MARLIN ditemukan terdampar tanpa anak buah kapal (ABK) di perairan Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Senin (13/4/2026) dini hari.

Penemuan perahu tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan setempat sekitar pukul 04.00 WIB saat melintas di sekitar bibir pantai. 

Perahu berwarna kuning dengan polet merah itu ditemukan dalam kondisi kosong tanpa nahkoda maupun ABK.

Mendapat laporan nelayan, sejumlah personel Satpolairud Polres Pangandaran segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Ditarik Pajak 10 Persen, Bapenda Pangandaran Perketat Pengawasan Pajak Water Sport

Kapolres melalui Kasat Polairud Polres Pangandaran, AKP M. Anang Tri Sodikin, menyampaikan pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi dari nelayan.

"Setelah menerima laporan, anggota kami langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap perahu katir APE MARLIN yang ditemukan tanpa awak," ujar Anang kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, Senin (13/4/2026) sore.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan keberadaan nahkoda maupun ABK. Tapi, sejumlah barang berhasil diamankan dari dalam perahu.

Sejumlah barang itu di antaranya, tangki bensin Suzuki, dua jerigen bensin, satu gulung tambang, golok, senter kepala, satu unit GPS, satu set kunci L, gunting, dua unit power bank, dua charger telepon genggam, satu lembar STNK atas nama Sutinah, jangkar kapal, serta mesin Suzuki 15 PK.

Selain itu, petugas pun sudah memintai keterangan dari sejumlah nelayan yang pertama kali menemukan perahu itu.

Kini, Satpolairud Polres Pangandaran masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul perahu APE MARLIN serta keberadaan nahkoda dan ABK yang hingga kini belum diketahui.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya nelayan di wilayah Pangandaran, agar segera melaporkan jika menemukan kejadian serupa di laut.

"Karena, peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah perairan. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan," ucap Anang. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.