Tribunlampung.co.id, Malang - Postingan terbaru Nurul Sahara setelah Imam Muslimin atau akrab disapa Yai Mim meninggal dunia dalam tahanan.
Melalui unggahan di akun media sosial Tiktok pribadinya pada Senin (13/4/2026), Nurul Sahara membagikan poster ucapan duka cita dengan latar belakang hitam dan foto almarhum Yai Mim.
"Keluarga besar 'Nurul Sahara' mengucapkan: Turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Imam Muslimin (Yai Mim). Semoga Allah menerima amal ibadahnya, diberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," dikutip dari TribunSumsel.
Respons ini cukup mengejutkan publik, mengingat Nurul Sahara adalah sosok yang melaporkan Yai Mim atas dugaan kasus pelecehan seksual dan pornografi yang berujung pada penahanan almarhum.
Sebagaimana diketahui, hubungan keduanya memanas sejak September 2025 akibat konflik sosial di lingkungan tempat tinggal mereka di Merjosari.
Baca juga: Yai Mim Meninggal dalam Posisi Jatuh Terduduk, Polisi Tunggu Hasil Visum
Kasusnya berkembang setelah muncul dugaan pelecehan dan pornografi. Polisi akhirnya menetapkan Yai Mim sebagai tersangka dan menahannya pada awal 2026.
Kasus ini menjadi sorotan karena berawal dari konflik pribadi yang viral, lalu berujung pada proses hukum.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin menjelaskan, kejadian bermula pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 13.45 WIB. Saat itu, Yai Mim sedang berjalan menuju ruang pemeriksaan.
"Yang bersangkutan saat itu berjalan menuju ruang pemeriksaan. Tiba-tiba lemas lalu terjatuh dalam posisi duduk," kata Lukman, dikutip dari TribunJatim.
Melihat kondisi tersebut, petugas langsung merespons dengan menghadirkan tim medis. Pemeriksaan awal pun segera dilakukan di lokasi sebelum korban dilarikan ke rumah sakit.
"Langsung ada tim dokter yang datang melakukan pemeriksaan, kemudian dibawa ke RSSA," imbuhnya.
Sebelum kejadian, kondisi kesehatan Yai Mim disebut dalam keadaan normal. Bahkan, pada pagi harinya, sekitar pukul 08.59 WIB, yang bersangkutan sempat menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
"Hasil pemeriksaan kesehatan rutin, tensinya normal 100/80. Tidak ada tanda atau keluhan lain yang dirasakan," jelasnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan tersebut memang rutin dilakukan setiap Selasa dan Jumat. Selama ini, tidak ada laporan keluhan kesehatan dari Yai Mim.
"Selama ini tidak ada keluhan. Kalau ada keluhan, pasti akan langsung mendapatkan penanganan," ungkapnya.
Jenazah Yai Mim telah dibawa ke RSSA Malang untuk dilakukan visum. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan secara pasti penyebab kematian.
"Dibawa ke RSSA untuk dilakukan visum sebagai pendalaman dan memastikan penyebab kematiannya," tandasnya.