Pertamina Pastikan Stok LPG 3 Kg di Lombok Timur Aman, Tambah Pasokan hingga 59 Ribu Tabung
Idham Khalid April 13, 2026 09:20 PM

 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam memastikan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat, khususnya LPG 3 kilogram, di tengah keluhan warga terkait kelangkaan dan kenaikan harga.

Menyusul informasi yang beredar pada Minggu (12/4/2026) mengenai sulitnya masyarakat Lombok Timur mendapatkan LPG 3 kg dengan harga mencapai Rp30 ribu per tabung, Pertamina langsung melakukan pengecekan lapangan serta langkah mitigasi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, memastikan bahwa stok LPG di Lombok Timur dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal.

"Pengecekan telah dilakukan dan kami pastikan penyaluran berjalan normal dan lancar dari level SPPBE hingga pangkalan. Sebagai tindak lanjut, sepekan pasca Idul Fitri, Pertamina telah masif melaksanakan penyaluran tambahan sebagai antisipasi dan mitigasi lonjakan konsumsi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2026).

Ia menjelaskan, tambahan penyaluran LPG 3 kg di Lombok Timur pasca Idul Fitri hingga pekan lalu mencapai 59 ribu tabung. Penyaluran tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama periode libur panjang dan kegiatan masyarakat.  Tambahan-tambahan ini disalurkan mulai dari momen pasca Idul Fitri, libur panjang paskah, hingga pelaksanaan operasi pasar. Khusus pekan lalu sendiri penyaluran tambahan mencapai 34 ribu tabung LPG 3 kg.

Selain itu, Pertamina juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Baca juga: Puluhan Warga Lombok Timur Aksi di Depan Kantor Bupati, Tuntut Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

Sebagai antisipasi lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga juga telah melaksanakan sidak gabungan bersama pemerintah daerah terkait dan juga APH sebagai tindak lanjut keluhan masyarakat.

Sebagai langkah lanjutan, Pertamina meminta agen untuk memprioritaskan pengiriman ke pangkalan dengan tingkat kebutuhan tertinggi, serta memastikan penjualan langsung kepada konsumen sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli LPG di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai ketentuan, yakni Rp18 ribu per tabung, dengan kualitas dan kuantitas terjamin.

Perusahaan energi tersebut menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada agen atau pangkalan yang melanggar aturan distribusi, mulai dari penghentian alokasi hingga pemutusan hubungan usaha.

Untuk informasi layanan, masyarakat dapat mengakses Pertamina Contact Center di nomor 135 atau melalui laman resmi informasi pangkalan LPG.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina berharap distribusi LPG 3 kg di Lombok Timur tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.