Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang pria ditemukan tewas di toilet umum Taman Bungkul Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2026), sekitar pukul 11.00 WIB.
Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung memasang garis Police Line.
Petugas dari polsek setempat, bersama Inafis Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi jenazah.
Kanitreskrim Polsek Wonokromo, Iptu Warsito Adi, menjelaskan, korban bernama Muji Slamet (41), warga Darmokali, Kota Surabaya.
“Korban ditemukan telah meninggal dunia di toilet umum, oleh salah satu petugas kebersihan Taman Bungkul,” jelas Iptu Warsito, Senin (13/4/2026).
Menurutnya, petugas kebersihan hendak membuka toilet namun tidak bisa karena dikunci dari dalam.
“Saat diketok-ketok tidak ada respons sehingga saksi mengambil tangga untuk melihat yang ada di dalamnya. Ternyata melihat korban sudah kondisi meninggal,” tuturnya.
Kejadian itu kemudian dilaporkan, hingga salah satu anggota keluarga korban menuju lokasi kejadian untuk memastikan kabar tersebut.
Baca juga: Jasad Pria di Sungai Megaluh Jombang Ternyata Warga Kediri, Keluarga Pertanyakan Motor dan Ponsel
“Korban mempunyai riwayat sakit sesak napas atau TBC, dengan adanya kejadian tersebut kemudian melaporkan ke Polsek Wonokromo,” bebernya.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban dalam posisi meninggal dunia jatuh tersungkur di lantai toilet.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal dunia karena memiliki riwayat sakit,” pungkas Iptu Warsito.
Baca juga: Jasad Bayi dalam Keresek Hitam di Saung Bondowoso Gegerkan Warga Jelang Lebaran 2026
Sementara itu, Kabid Darlog Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Linda Novianti menambahkan, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya menggunakan ambulans Dinsos didampingi pihak keluarga.
“BPBD tiba di lokasi menyesuaikan bersama jajaran posko pusat untuk mengamankan lokasi kejadian dan penggalian data kepada keluarga. Begitu identifikasi selesai jenazah dievakuasi oleh petugas,” tandas Linda.