TRIBUNPADANG.COM, AGAM- Universitas Terbuka (UT) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kebencanaan yang dilaksanakan di Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Malalak, Kabupaten Agam, Jumat (4/4/2026).
Dalam kegiatan ini, Direktur UT Padang, Mery Berlian dipercaya sebagai Ketua Tim PKM Kebencanaan Universitas Terbuka, yang memimpin langsung pelaksanaan kegiatan di lokasi terdampak.
Kehadiran pimpinan UT Padang di lapangan menjadi bentuk nyata kepedulian serta komitmen institusi dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana.
Baca juga: UT Padang Gandeng Politeknik Negeri Padang Siapkan Ujian Online, Perkuat Layanan Akademik Digital
Kegiatan PKM ini difokuskan pada penyaluran bantuan yang dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta kebutuhan darurat.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi tenda lipat, pompa air (sanyo), serta jaket, yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana serta menunjang kebutuhan di lapangan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat terdampak dengan melibatkan tim PKM Universitas Terbuka.
Bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sementara, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemulihan kondisi masyarakat secara bertahap.
Direktur UT Padang, Mery Berlian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam hadir di tengah masyarakat, terutama pada saat terjadi bencana.
“Universitas Terbuka berkomitmen untuk tidak hanya berperan dalam bidang pendidikan, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga serta mendukung proses pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Baca juga: Disnaker Sumbar Belum Terima Laporan Perusahaan Terapkan WFH Sehari Sepekan
Melalui kegiatan PKM Kebencanaan ini, Universitas Terbuka kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Diharapkan, bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sungai Landia serta membantu mereka untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara bertahap.