Hari Keempat Pencarian, Korban Lompat dari MV Dumai Line 1 Belum Ditemukan
Muhammad Ridho April 13, 2026 09:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI – Memasuki hari keempat pencarian, Senin (13/4/2026), tim gabungan masih belum menemukan korban penumpang kapal MV Dumai Line 1 yang dilaporkan melompat ke laut di perairan Repan, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hingga saat ini, hasil pencarian masih nihil.

Seperti diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, saat kapal berlayar dari Pelabuhan Buton menuju Tanjung Samak, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanjung Balai Karimun hingga Batam. Titik kejadian berada di koordinat 00°56’29”N 102°54’27”E.

Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, mengatakan laporan diterima dari kapten kapal sekitar pukul 16.40 WIB.

Tim SAR kemudian langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Korban diketahui bernama Nasri (32), warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi Timur.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami gangguan mental dan baru pulang dari pengobatan.

Menurut ayah korban, Gani, sebelum kejadian tidak ada tanda mencurigakan.

Namun korban tiba-tiba berjalan ke buritan kapal dan langsung melompat ke laut.

Kru kapal sempat melakukan pencarian awal selama sekitar 30 menit dengan memutar arah kapal, namun belum membuahkan hasil.

Pencarian selanjutnya dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti, dan TNI AL Selatpanjang, dibantu masyarakat serta nelayan setempat.

Tim rescuer Unit Siaga SAR Meranti berjumlah tujuh orang turut dikerahkan untuk memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga area perkiraan pergerakan korban.

Baca juga: Satu Penumpang Kapal Dumai Line Diduga Lompat Ke Laut Saat Berlayar di Perairan Kepulauan Meranti

“Memasuki hari keempat, pencarian masih belum membuahkan hasil atau nihil. Namun operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan penyisiran di titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban,” ujar Prima, Senin (13/4/2026).

Ia juga mengimbau seluruh personel yang terlibat agar tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian berlangsung.

Adapun ciri-ciri korban saat terakhir terlihat mengenakan baju merah jambu dan celana jeans kuning, bertubuh kurus, berkulit gelap, serta berambut pendek.

( Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.