TRIBUNKALTIM.CO - Kompetisi Championship 2025/26 semakin mendekati akhir.
Memasuki tiga pekan terakhir fase reguler, persaingan di papan atas hingga zona degradasi kian memanas.
Sorotan utama kini tertuju pada nasib Persiba Balikpapan yang berada di ambang bahaya.
Tim berjuluk Beruang Madu itu dipastikan harus berjuang melalui jalur play-off degradasi jika tak mampu memperbaiki posisi di sisa laga.
Baca juga: Usai Dibantai 0-3, Persiba Balikpapan Kini di Zona Degradasi Liga 2
Kepastian pahit sudah diterima Persipal FC yang resmi terdegradasi setelah kalah 2-4 dari Deltras FC.
Dengan hanya mengoleksi 7 poin, Persipal tak mungkin lagi mengejar perolehan poin Persiba Balikpapan yang sudah mengumpulkan 17 poin.
Sebelumnya, Sriwijaya FC juga lebih dulu dipastikan turun kasta.
Artinya, dua slot degradasi langsung sudah terisi, sementara satu tiket lainnya masih diperebutkan lewat jalur play-off.
Di sinilah posisi Persiba Balikpapan menjadi krusial.
Saat ini, Persiba berada di zona play-off degradasi bersama Persekat Tegal.
Kondisi ini membuat mereka belum sepenuhnya aman.
Persiba masih memiliki peluang untuk keluar dari zona tersebut, namun syaratnya tidak mudah.
Mereka harus mampu mengejar selisih tiga poin dari PSIS Semarang yang berada di zona aman.
Jika gagal, Persiba dipastikan harus menjalani laga hidup-mati di play-off demi bertahan di Championship musim depan.
Di Grup Barat, seperti dilansir BolaSport.com, persaingan papan atas mengerucut hanya pada dua tim, yakni Adhyaksa FC (47 poin) dan Garudayaksa FC (45 poin). Keduanya unggul jauh dari tim lain dengan selisih tujuh poin.
Adhyaksa kembali ke puncak klasemen usai menang dramatis 4-3 atas Persiraja lewat gol menit akhir.
Sementara di papan bawah, Persekat Tegal menjaga harapan usai menang 2-0 atas Sriwijaya FC, meski masih terpaut empat poin dari zona aman.
Di Grup Timur, persaingan bahkan lebih ketat.
PSS Sleman yang sebelumnya nyaman di puncak harus rela posisinya terancam setelah kalah 0-1 dari Barito Putera.
Kini, PSS (49 poin), Barito Putera (48 poin), dan Persipura Jayapura saling kejar dengan selisih hanya dua poin.
Baca juga: Tanpa Kehadiran Pelatih Leonard Tupamahu, Persiba Balikpapan Dibantai Kendal Tronado FC 0-3
Dengan hanya tersisa tiga pertandingan, Persiba Balikpapan berada dalam tekanan besar.
Setiap poin akan sangat menentukan apakah mereka bisa selamat langsung atau harus bertaruh nasib di play-off.
Jika gagal bangkit, bukan tidak mungkin Persiba akan menyusul Sriwijaya FC dan Persipal FC turun kasta.