Dicap Rismon Sebagai Peneliti Gadungan, Roy Suryo Membalas: Si Omon Sebenarnya Sudah Jadi Zombie!
Ferdinand Waskita Suryacahya April 13, 2026 11:11 PM

 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pakar Telematika Roy Suryo membalas tudingan peneliti forensik digital Rismon Sianipar yang menyebutnya sebagai peneliti gadungan.

Roy Suryo dan Rismon Sianipar merupakan tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.

Roy Suryo bersama Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa yang akrab disebut RRT kini tidak sejalan lagi setelah Rismon mengajukan Restorative Justice (RJ).

Rismon juga telah meminta maaf kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

BALAS TUDINGAN RISMON - Pakar Telematika Roy Suryo membalas tudingan peneliti forensik digital Rismon Sianipar yang menyebutnya sebagai peneliti gadungan, Senin (13/4/2026). (Youtube RoySuryoOfficial/TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Respons Roy Suryo

Roy Suryo mengaku tidak perlu menanggapi tudingan Rismon Sianipar mengenai peneliti gadungan.

"Saya sekali lagi ingin menegaskan bahwa saya sekali lagi tidak perlu menjawab Si Omon ya, karena dia sebenarnya sudah menjadi zombie. Tahu enggak zombie? zombie itu artinya mayat hidup ya," kata Roy Suryo dikutip dari tayangan Youtube RoySuryoOfficial, Senin (13/4/2026).

Ia pun menyinggung pengakuan keluarga yang menyebutkan Rismon telah meninggalkan dunia.

"Kita ucapkan selamat jalan kalau sudah meninggalkan dunia. itu ada suratnya ke (Universitas) Yamaguchi (Jepang) supaya dia enggak bayar beasiswa ya karena dia tidak selesai S3-nya di Yamaguchi doktor eng-nya itu bodong ya dan dia tidak pernah ngambil S2 atau magister eng-nya dan sekali lagi saya tidak perlu menjawab zombie apapun yang kamu katakan itu zong apapun yang kamu katakan nol," jelas Roy Suryo.

Selain itu, Roy Suryo menuturkan bahwa peneliti bisa saja salah. Namun tidak mungkin salah hingga 11 ribu triliun persen. 

"Terus kemudian dibalik itu gimana bisa salah kayak gitu? Tapi yang paling penting lagi peneliti itu harus apa? Memiliki integritas. Tidak boleh bohong. Di mana ada orang yang bohong, bohong ijazahnya, bohong kehidupannya," kata Roy.

Roy pun menantang Rismon agar tidak berbohong serta menipu masyarakat.

"Hidupkan komenmu. Ya, jangan pengecut komennya. tidak dihidupkan. Jadi sekali lagi enggak perlu melayani zombie. Masyarakat lupakan saja kepada si zombie ini ya. Selamat jalan zombie," kata Roy.

Tudingan Rismon

Sebelumnya, Rismon mengaku penelitiannya keliru terhadap ijazah Jokowi, bahkan Rismon juga sowan ke rumahnya di Solo demi RJ tersebut.

Kini Rismon tinggal menunggu diterbitkannya SP3 atau Surat Perintah Penghentian Penyidikan terhadap dirinya dalam kasus ini dan proses RJ pun masih berjalan.

Baca juga: Parsel yang Diterima Rismon Dinilai Bentuk Penghinaan, Pengacara Roy Suryo Soroti Gestur Gibran

Di sisi lain, Rismon kini menyindir pihak-pihak yang masih berpihak pada Roy Suryo dan Dokter Tifa.

"Ngapain kalian kalau kalian tidak punya political agenda, political motif, ya ngapain kalian berada satu kolam dengan peneliti gadungan ya, Pak Roy Suryo ini ya," katanya, dikutip dari TribunBogor.

Ia juga menyebut kalau Roy Suryo selama ini kerap menyebar hoaks setiap hari.

"Setiap hari dia meng-generate hoaks tetapi menuduh orang lain hoaks," ucapnya.

Rismon pun mengungkap bahwa Roy Suryo di buku Jokowi White Paper, Roy Suryo tidak memperlihatkan bukti soal ijazah Jokowi 99,9 persen palsu.

"Apakah kalian tidak baca buku 49 halaman tulisannya Pak Roy Suryo ini, tidak ada satuun nilai, atau angka nilai error, nilai apapun itu yang merujuk ke 99,9 persen palsu," katanya.

"Di mana di situ ditulis? Saya sudah baca ini tuntas dan metode apa tidak ada," tandas Rismon.

Itulah, kata Rismon, yang merupakan hoaks yang terus diglorifikasi oleh Roy Suryo saat tampil di tv dan mengatakan 99,9 persen palsu.

Padahal pada kenyataannya, di buku itu tidak ada Roy Suryo bisa membuktikannya.

"Apa metodenya? Coba sebutkan di mana itu ditulis. Halaman berapa? Enggak ada," katanya.

Ia juga menyindir pengacara yang rajin mendukung hoaks Roy Suryo.

"Apa lagi si pengacara raja konten itu selalu mengglorifikasi apa hoaks-hoaks-nya Roy Suryo ini. 99,9 persen palsu. Mana? Coba tunjukkan di mana itu ada," kata Rismon.

Ia pun menduga ada motif terselubung di balik dukungan yang ditujukan oleh sang pengacara pada hoaks yang dibuat oleh Roy Suryo.

"Apakah Anda tidak baca 49 halaman tulisan Roy Suryo? Dan kalau tidak ada motif untuk memperpanjang kasus ini demi konten, demi political gain 2029, harusnya kau baca itu tulisan Roy Suryo itu," bebernya.

Rismon pun mengatakan kalau kasus ini memang sengaja diperpanjang oleh Roy Suryo.

"Tetapi Roy Suryo ini terlepas dia terlibat atau tidak dalam motif politik ini yang memang dipakai untuk ini memperpanjang kasus ini, mengglorifikasi, merepetisi, mengartikulasi tiap hari hoaks 99,9 persen palsu," ucapnya.

Dokter Tifa Disebut Gelapkan Uang

Rismon juga menyindir Dokter Tifa yang diduga menggelapkan uang hasil penjualan buku Jokowi White Paper.

"Tifa sudah saya ceritakan di video sebelumnya ya tertutup pengelolaan anggaran buku Jokowi White Paper," katanya.

Ia menjabarkan, jika 1.000 buku aja versi premium sudah Rp 350 juta keuntungannya.

"Kalau 3.000, Rp 1 miliar kalau 10.000, berapa itu? Rp 3,5 miliar dapat dia," tutur Rismon.

Sementara Rismon yang juga menulis di buku tersebut, tidak mendapatkan apapun.

"Padahal porsi tulisan saya 70 persen atau 486 halaman. Dia tidak peduli. Saya saja bisa ditipu dia, apalagi kalian. Itu loh," jelasnya.

Ia pun mentertawakan ucapan Roy Suryo Cs yang mengaku penegak kebenaran tapi diam-diam menggelapkan uang.

"Begitu kalian moralitas semacam itu, kalian bilang penegak kebenaran. Cuma duit segitu aja dia gelapkan," katanya.

Rismon juga mengingatkan publik untuk tidak mengglorifikasi mereka Roy Suryo Cs seperti dewa.

"Ada lah satu peneliti gadungan, Roy Suryo. Ada lah satu memanfaatkan bedah buku Jokowi, Jokowi White Paper untuk hubungan-hubungan spesial mereka," ujarnya.

"Ada lah satu harusnya buku JWP itu dikelola terbuka, tetapi dimakan semua, dikelola secara tertutup seolah-olah itu tulisannya," tandas Rismon lagi.

Sementara itu, Dokter Tifa di Twitter meledek Rismon karena sudah tidak bersama mereka.

Dokter Tifa menyebut kalau Rismon saat masih bersama mereka terlihat tampan.

Ia memposting foto bertiga bersama Roy Suryo dan Rismon.

"Rismon pas masih sahabatan sama kita, wajahnya ada ganteng-gantengnya ya.

Begitu temen sama Andi Azwan, Farhat Abbas, dll

Ngnghkhkzhzawrts....krik krik," tulis Dokter Tifa.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Polda Metro Jaya Masih Kaji Permohonan Restorative Justice Rismon Sianipar di Kasus Ijazah Jokowi
  • Baca juga: Dituduh Danai Roy Suryo Rp5 M di Kasus Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar: Bohong
  • Baca juga: Permohonan Damai Rismon Sianipar Hampir Rampung, Pastikan Tak Ada Intervensi
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.