Pengajian Akbar di Alun-alun Jepara, Maemunah Kapling Tempat Sejak Sore Demi Gus Iqdam
deni setiawan April 15, 2026 12:10 AM

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pusat Kota Jepara, tepatnya di Alun-alun Jepara disulap menjadi lautan manusia pada Selasa (14/4/2026) malam.

Puluhan ribu warga Jepara dan sekitarnya berbaur memadati pusat Kota Jepara. Di antaranya datang dari Kabupaten Demak, Kudus, Pati, dan sekitarnya.

Antusias masyarakat sangat tinggi mengikuti pengajian akbar bersama ustadz muda Muhammad Iqdam Kholid atau biasa akrab disapa Gus Iqdam.

Lantunan salawat dan dzikir menggema di Kota Jepara. Dilantunkan oleh puluhan orang melangit dari Bumi Kartini.

Baca juga: 347 Jemaah Haji Lansia Asal Jepara Berangkat ke Tanah Suci

• Duduk Setara di Bumi Kartini, Ribuan Warga Santap 477 Tumpeng Ingkung di Malam Hari Jadi Jepara

Satu di antara pengunjung Maemunah (50) asal Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.

Maemunah datang bersama jemaah pengajian ibu-ibu di kampungnya untuk menghadiri pengajian Gus Iqdam.

Perempuan paruh baya tersebut datang lebih awal sebelum waktu maghrib agar bisa mendapatkan tempat di barisan depan.

Dengan begitu, dirinya bisa lebih dekat dengan panggung dan bisa melihat lebih jelas siapa sosok yang memimpin pengajian.

"Memang senang dengan ngajinya Gus Iqdam. Kebetulan datang di Jepara, enggak boleh kelewatan."

"Makanya datang lebih cepat biar bisa dapat tempat di depan," terangnya.

Antusias yang tinggi dari masyarakat dibuktikan dengan beberapa pengunjung sudah hadir mengkapling tempat sejak sore hari.

Mereka khawatir jika tidak datang lebih awal, tidak akan mendapatkan tempat dalam pengajian.

Pengunjung lainnya, Suparman (61) juga terlihat hadir di lokasi pengajian akbar meski sudah memasuki usia lansia.

Hanya saja, dia tetap bersyukur mendapatkan tempat di ujung Alun-alun lantaran datangnya belakangan.

"Yang penting bisa hadir langsung di lokasi pengajian sudah senang, bahagia," ujarnya.

Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan, pengajian akbar digelar sebagai bentuk kegiatan religius dengan salawatan bersama dan dzikir serentak.

Dengan begitu, Pemkab Jepara mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan Jepara lebih baik lagi. 

"Ketika masyarakatnya masih mau ngaji, mau dzikir, mau salawat, Kabupaten Jepara akan terus dijaga oleh Allah SWT," tutur dia.

Gus Hajar mengingatkan kepada masyarakat Jepara bahwa setiap April merupakan bulannya Kabupaten Jepara.

Selain hari jadi Jepara, April juga menjadi bulan spesial bagi lahirnya Persijap Jepara dan peringatan Hari Kartini.

"Doakan kami, dukung kami agar bisa menjalankan pemerintahan Kabupaten Jepara dengan amanah sesuai visi dan misi Jepara Mulus," pintanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.