Terungkap! Ini Alur Kasus 16 Mahasiswa FH UI yang Terseret Dugaan Pelecehan di Grup Chat
Wawan Akuba April 15, 2026 05:39 AM

 

TRIBUNGORONTALO.COM - Sorotan publik tertuju pada dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), yang mencuat dari percakapan dalam sebuah grup chat.

Peristiwa ini menjadi perhatian luas setelah materi percakapan tersebut beredar di media sosial.

Kasus ini bermula dari unggahan akun X @sampahFHUI pada 12 April 2026, yang membagikan tangkapan layar percakapan yang diklaim berasal dari grup mahasiswa FH UI.

Isi percakapan tersebut disebut mengandung unsur pelecehan serta objektifikasi terhadap perempuan, termasuk komentar yang menyinggung bagian tubuh seperti payudara dan pantat.

Baca juga: BMKG Catat Gempa 2,7 di Barat Daya Malang, Ini Lokasi dan Kedalamannya

Unggahan tersebut juga menyoroti identitas sebagian anggota grup yang diduga memiliki peran penting di lingkungan kampus, mulai dari pengurus organisasi, ketua angkatan, hingga mahasiswa yang mencalonkan diri dalam kepanitiaan kegiatan orientasi.

Menanggapi hal ini, Universitas Indonesia mengambil langkah dengan menurunkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) untuk menangani dugaan kasus tersebut.

Tindakan ini dilakukan karena kekerasan seksual dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap nilai dasar universitas, kode etik sivitas akademika, serta aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Saat ini, proses penanganan tengah berlangsung melalui Satgas PPKS UI dengan pendekatan yang berperspektif korban (victim-centered), menjunjung tinggi asas keadilan, kerahasiaan, serta prinsip kehati-hatian," ujar Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, Selasa (14/4/2026).

Dalam perkembangan selanjutnya, sebanyak 16 mahasiswa yang diduga terlibat dihadirkan dalam sidang terbuka di lingkungan kampus.

Proses tersebut disiarkan secara langsung dan rekamannya kemudian tersebar luas di media sosial.

Selama sidang berlangsung, para mahasiswa diminta memberikan klarifikasi serta menghadapi pertanyaan langsung dari mahasiswa lainnya.

Dalam forum tersebut, mereka secara bergantian menyampaikan permintaan maaf atas tindakan yang dilakukan.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.