Tragis! Arsenal Dianggap Sudah Kehilangan Gelar Juara Liga Inggris, Manchester City Lebih Siap
Christoper Desmawangga April 15, 2026 07:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Arsenal dianggap sudah habis dan gelar juara Liga Inggris melayang ke Manchester City.

Kekalahan demi kekalahan yang diderita Arsenal, membuat banyak pihak menilai klub asal London tersebut telah kehabisan bensin untuk mengejar juara Liga Inggris.

Sejatinya saat ini Arsenal masih di puncak klasemen Liga Inggris, namun posisinya sangat rawan digusur Manchester City.

Baca juga: Hasil Liga Inggris: Tottenham Terpuruk, City Dekati Arsenal di Puncak Klasemen

Mantan striker Chelsea, Eidur Gudjohnsen, menilai Arsenal sudah kehilangan gelar juara Liga Inggris musim ini begitu kalah dari Bournemouth.  

Ia bahkan secara tegas menjagokan Manchester City untuk keluar sebagai juara di akhir musim.

Arsenal sempat unggul sembilan poin di puncak klasemen setelah meraih empat kemenangan beruntun.  

Namun, performa mereka belakangan menurun drastis, termasuk kekalahan dari Manchester City di final Piala Liga Inggris serta tersingkir dari Piala FA usai dibekuk Southampton.

Baca juga: Rekap Hasil Liga Inggris dan Klasemen Terbaru Hari Ini: Arsenal Tumbang, Liverpool Dekati 4 Besar

Situasi semakin memburuk setelah The Gunners takluk 1-2 dari Bournemouth di kandang sendiri pada pekan ke-32 Liga Inggris.

Hasil itu membuka peluang bagi Manchester City untuk memangkas jarak di klasemen sementara Liga Inggris.

Kini, Arsenal masih memimpin klasemen Liga Inggris dengan keunggulan enam angka dari Man City.

Namun, Man City masih punya satu laga simpanan dan pekan depan mereka akan berhadapan langsung dengan Arsenal.  

Baca juga: Saksikan Sekarang! Link Live Streaming Arsenal vs Bournemouth di Liga Inggris

Andai memenangi duel kontra Arsenal plus satu laga simpanan, City akan menyamai perolehan angka sang rival di jalur juara.

Karena itu, tekanan kini mengarah begitu besar kepada Arsenal.

Dilansir dari Metro, Gudjohnsen menilai kondisi mental Arsenal tengah terganggu setelah serangkaian hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir.  

Ia bahkan merasa tim asuhan Mikel Arteta sulit bangkit dalam laga-laga krusial.

Baca juga: Sporting Lisbon vs Arsenal di Liga Champions, Tuan Rumah Punya Rekor Kandang Mengerikan

“Bahkan para penggemar pun bertanya, ‘Apa yang bisa kita lakukan? Bagaimana cara menghentikan ini?"

"Menurut saya, mereka sudah kehilangan gelar liga,” ujar Gudjohnsen mengenai Arsenal dalam siniar The Dressing Room.

Meski demikian, ia mengakui secara matematis peluang Arsenal masih terbuka, terutama jika mampu meraih hasil positif saat bertandang ke markas Manchester City.

“Pada akhirnya, semuanya masih ada di tangan mereka sendiri. Mereka harus bertandang ke markas Man City, meraih hasil yang bagus, dan jika mereka berhasil menang, itu akan menjadi hal yang luar biasa,” tambahnya.

Baca juga: Link Live Streaming Arsenal vs Manchester City Final Carabao Cup 2026 Malam Ini, Kick-off 00.30 WIB

Namun, Gudjohnsen tetap meragukan kemampuan Arsenal untuk melakukannya, terutama setelah melihat performa impresif tim asuhan Pep Guardiola saat menghadapi Chelsea.

Pada pekan ke-32 silam, Man City mampu menggebuk Chelsea 3-0.

“Saya rasa itu tidak akan terjadi. Melihat cara Man City bermain di babak kedua di Stamford Bridge, saya merasa sedang menyaksikan tim terbaik di Liga Inggris sejauh ini," tegasnya.

Gudjohnsen menyoroti kualitas permainan Manchester City yang dinilai jauh lebih matang, baik dari segi teknik maupun fisik.

Baca juga: Prediksi Skor Sporting CP vs Arsenal di Perempat Final Liga Champions dan Susunan Pemain

Ia juga memuji kedalaman skuad tim asuhan Pep Guardiola.

“Hanya kemampuan untuk mengalirkan bola, terutama dari segi fisiknya. Mereka semua sangat kuat. Jeremy Doku, betapa kuatnya dia! Lawan-lawannya langsung terlempar darinya. Saat melihat Antoine Semenyo berlari, dia seolah-olah melahap lapangan.” ujarnya.

Ia bahkan menyebut sebagian besar fan Chelsea tidak terlalu kecewa dengan kekalahan timnya dari Manchester City, karena hasil tersebut berdampak pada peluang Arsenal dalam perebutan gelar.

“Saya merasakan hal itu selama pertandingan. Saya ingin Chelsea lolos ke Liga Champions, tapi saya tidak ingin Arsenal menjuarai liga.”

“Menurut saya, kalau Anda tanya 80 persen suporter, bahkan mungkin hampir 100 persen suporter Chelsea akan bilang, saya rela mengorbankan kemenangan hari ini asalkan Arsenal tidak menjuarainya, itu aneh,” kata Gudjohnsen yang membela Chelsea pada kurun 2000-2006. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.