Suami Bunuh Istri Hamil di Ratatotok Ternyata Memang Kasar, Istri Pertama Pernah Kabur karena KDRT
Delta Lidina April 15, 2026 08:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus pembunuhan tragis yang menewaskan remaja perempuan Zahra Lantong (17) di Ratatotok, Minahasa Tenggara, perlahan mengungkap sisi kelam pelaku. Di balik insiden yang merenggut nyawa korban yang tengah hamil, terkuak bahwa Noval dikenal memiliki temperamen tinggi dan riwayat kekerasan dalam rumah tangga.

Peristiwa suami bunuh istri ini terjadi pada Minggu (12/4/2026). Korban merupakan warga Desa Buyat Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Kini, pelaku telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum.

Kasatreskrim Polres Minahasa Tenggara, Lutfi Arinugraha Pratama, membenarkan penangkapan tersebut.

"Iya betul. Tersangkanya sudah ditangkap," terang dia saat dikonfirmasi, dikutip dari TribunManado, Senin (13/4/2026).

Pihak kepolisian juga masih mendalami motif di balik aksi keji tersebut.

"Untuk motif, tengah kami dalami," tutur dia.

Rekam Jejak Kekerasan yang Terungkap

Fokus kasus ini tak hanya pada kejadian malam itu, tetapi juga latar belakang pelaku yang mulai terkuak dari keterangan keluarga korban. Noval diketahui telah menikah dua kali, dan hubungan dengan Zahra merupakan pernikahan keduanya.

"Pelaku ini sudah dua kali menikah. Yang kedua ini adalah dengan anak saya," ungkap ibu korban saat ditemui, Senin (13/4/2026).

Lebih jauh, ibu korban mengungkap fakta mengejutkan terkait rumah tangga pelaku sebelumnya.

"Istri pertama lari karena sering dianiaya," ungkapnya.

Informasi ini memperkuat dugaan bahwa pelaku memiliki riwayat kekerasan yang berulang dalam hubungan rumah tangganya.

Baca juga: Nasib Ibu Hamil di Tangsel Korban KDRT Malah Jadi Tersangka, Bukti Visum Diabaikan, Ini Kata Polisi

Firasat Buruk

Keluarga mengaku tidak memiliki tanda-tanda mencurigakan sebelum kejadian tragis tersebut. Bahkan, beberapa jam sebelumnya, korban dan pelaku sempat mengunjungi rumah keluarga dalam kondisi yang tampak normal.

"Tidak ada prasangka buruk sama sekali. Karena mereka pulang dari sini dalam keadaan baik-baik," tuturnya.

Namun, kakek korban, Hafid Dolo (54), sempat melihat adanya ketegangan di antara keduanya saat berkunjung.

BERITA VIRAL MINAHASA - Foto semasa hidup korban pembunuhan di Desa Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Noval tega membunuh istrinya yang tengah hamil. ((Ist)/TribunManado/Kolase)

"Waktu di rumah saya mereka berdua memang seperti sedang berselisih paham," ujarnya.

Sekitar pukul 22.00 WITA, keduanya meninggalkan rumah tanpa berpamitan, sesuatu yang tidak biasa menurut keluarga. Tak lama berselang, kabar duka datang.

"Awalnya saya pikir hanya bermasalah dengan warga di sana, tapi ternyata sudah meninggal," katanya.

Kondisi Korban dan Harapan Keluarga

Tragedi ini semakin menyisakan duka mendalam karena korban diketahui tengah hamil. Selain itu, Zahra juga memiliki riwayat kondisi kesehatan sejak kecil.

Ia mengalami hidrosefalus yang berdampak pada perkembangan dirinya, meski tetap menjalani pengobatan secara rutin. Pendidikan korban pun hanya sampai kelas enam sekolah dasar, namun ia tetap menjalani kehidupan dan membangun rumah tangga.

Keluarga berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya.

"Kami berharap pelaku bisa dihukum paling berat," tegasnya.

Pelaku Diamankan, Proses Hukum Berjalan

Setelah kejadian, pelaku sempat menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Saat ini, ia telah diamankan di Polres Minahasa Tenggara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik tindakan pelaku yang tega menghabisi nyawa istrinya sendiri, termasuk kemungkinan faktor lain yang melatarbelakangi kejadian tersebut. (TribbunNewsmaker/TribunJateng/TribunLampung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.