Berbalik Arah! Trump Kecewa setelah Italia Bela Pemimpin Vatikan yang Kecam AS
Latif Ghufron Aula April 15, 2026 01:57 PM

– Setelah dikenal sebagai sekutu dekat, kini hubungan diplomatik antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berada di titik nadir.

Hal ini terjadi setelah Trump secara terbuka melontarkan teguran keras kepada salah satu sekutu terdekatnya di Eropa tersebut.

Trump menyebut Meloni tidak memiliki keberanian dan telah mengecewakan Washington.

Ketegangan ini memuncak setelah Meloni, yang sebelumnya dikenal sebagai pendukung setia Trump, mulai menjauhkan diri sejak pecahnya perang dengan Iran pada Februari lalu.

Kecaman Paus Leo XIV Jadi Pemicu Keretakan

Kisruh antara keduanya kian menjadi setelah pada Senin (13/4/2026), Meloni secara terang-terangan mengkritik Trump karena menyerang Paus Leo XIV secara verbal

Meloni menilai tindakan Trump yang menyerang pemimpin tertinggi Vatikan tersebut adalah hal yang tidak dapat diterima.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia, Corriere della Sera, Trump mengungkapkan kekecewaannya terhadap sosok Meloni.

Trump menilai Menoli yang kini sangat berbeda dari apa yang ia bayangkan sebelumnya.

Trump juga mengecam penolakan Italia untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz yang diblokade oleh Iran.

Trump juga menilai Meloni sebagai sosok yang tidak tahu terima kasih atas jasa-jasa yang telah dilakukan AS untuk Italia.

Trump berpendapat bahwa lonjakan harga energi seharusnya mendorong Italia, yang sangat bergantung pada impor minyak dan gas, untuk membantu membuka Selat Hormuz.

"Mereka membayar biaya energi tertinggi di dunia dan bahkan tidak siap untuk berjuang demi Selat Hormuz... Mereka sebenarnya bergantung pada saya untuk menjaganya tetap terbuka," kata Trump.

Gedung Putih dan kantor Perdana Menteri Meloni memilih untuk tidak memberikan komentar resmi terkait kutipan tersebut.

Namun, para politisi Italia dari berbagai faksi segera bersatu membela Meloni, termasuk Menteri Luar Negeri Antonio Tajani.

"Kami akan tetap menjadi pendukung setia kesatuan Barat dan sekutu tetap Amerika Serikat, namun persatuan itu dibangun di atas loyalitas, rasa hormat, dan keterbukaan bersama," tegas Tajani.

Ia juga memuji keberanian Meloni dalam mengecam serangan Trump terhadap pemimpin tertinggi umat Katolik tersebut.

"Mengenai Paus Leo XIV, dia mengatakan persis apa yang dipikirkan oleh kita semua warga negara Italia," tambahnya melalui pernyataan di platform X.

Sekutu Trump Bertumbangan

Kritikan Trump ini menandai perubahan drastis dalam sikapnya terhadap Meloni.

Padahal, Meloni dulu dikenal sebagai satu-satunya pemimpin Eropa yang menghadiri pelantikannya pada tahun 2025.

Bahkan pada bulan Maret lalu Trump sempat memujinya sebagai "pemimpin besar".

Kini, Trump menuduh Meloni gagal mendukung upaya AS dalam menangani program nuklir Iran serta tidak membantu menjamin aliran energi di Teluk.

Saat ditanya mengenai kecaman Meloni atas pernyataannya terkait Paus Leo, Trump membalas dengan tajam.

"Dialah yang tidak dapat diterima, karena dia tidak peduli apakah Iran memiliki senjata nuklir dan akan meledakkan Italia dalam dua menit jika mereka punya kesempatan," kata Trump.

Kisruh dengan Italia ini juga menambah panjang tren negatif yang menimpa para sekutu terdekat Donald Trump.

Sebelumnya Perdana Menteri Hungaria  Viktor Orban yang dikenal dekat dengan Trump juga kalah dalam pemilu setelah berkuasa selama 16 tahun.

Selain itu, Konflik AS-Israel di Teluk juga mengancam ekonomi Italia dengan melonjaknya biaya energi.

Situasi yang sangat tidak populer di mata rakyat Italia ini pun menempatkan hubungan Meloni dengan Trump di ujung tanduk.

Sebagai bentuk upaya menghindari konflik dalam negeri, Meloni pun melakukan beberapa upaya menjauhkan diri dari AS.

Satu di antaranya adalah larangan jet tempur AS menggunakan pangkalan udara di Sisilia untuk operasi tempur di Iran bulan lalu.

Bahkan pada hari Selasa, ia menangguhkan pakta kerja sama militer dengan Israel.

(Tribunnews.com/Bobby)

# amerika serikat # donald trump # italia # Perdana Menteri Italia # Giorgia Meloni # Paus Leo XIV

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.