TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah mencatat optimisme konsumen terhadap perekonomian tetap terjaga pada Maret 2026.
Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada di level 116,52 atau masih dalam zona optimis (di atas 100).
Deputi Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah, Andi Reina Sari, mengatakan capaian tersebut menunjukkan masyarakat masih percaya diri terhadap kondisi ekonomi saat ini sekaligus memiliki ekspektasi positif terhadap ke depan.
“Optimisme konsumen tetap terjaga, baik terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi ke depan,” ujarnya dalam dikonfirmasi Tribun Jateng, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan, perkembangan IKK Jawa Tengah sejalan dengan hasil Survei Konsumen nasional.
Selain itu, sejumlah kota seperti Semarang, Solo, Purwokerto, dan Tegal juga mencatatkan IKK yang berada pada level optimis.
Dari sisi kondisi saat ini, Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) Jawa Tengah pada Maret 2026 tercatat sebesar 109,63.
Baca juga: Foto-foto Kecelakaan Hiace Tabrak Truk Bermuatan Tepung di Tol Semarang-Solo Tewaskan 2 Orang
Angka ini mencerminkan keyakinan konsumen terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, serta konsumsi barang tahan lama yang masih berada di zona optimis.
Sementara itu, ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi ke depan juga menunjukkan tren positif.
Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang mencapai 123,41.
Menurut Andi, tingginya IEK mencerminkan optimisme masyarakat terhadap peningkatan penghasilan, peluang kerja, serta kegiatan usaha dalam enam bulan mendatang.
“Ekspektasi terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan kegiatan usaha ke depan masih kuat,” tambahnya.
Secara umum, data ini mengindikasikan bahwa kepercayaan masyarakat Jawa Tengah terhadap stabilitas ekonomi masih terjaga, di tengah berbagai dinamika ekonomi yang berlangsung. (Rad)