Imbas Tergerus Proyek Pengerukan Lumpur Pemprov DKI Jakarta, Jalanan Permukiman di Cilincing Ambles
Satrio Sarwo Trengginas April 15, 2026 04:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Jalan permukiman di Kampung Rawa Indah, RT 02 RW 10 Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, amblas.

Kerusakan parah pada akses permukiman itu disebabkan konstruksi jalan yang tergerus akibat proyek pengerukan lumpur yang tengah dilakukan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta di aliran Kali Cakung Lama yang melintasi Kampung Rawa Indah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ada beberapa titik jalan permukiman warga yang ambles, terutama yang berlokasi di wilayah Sukapura.

Kondisi kerusakan jalan permukiman ini berbeda-beda.

Sebagian cukup parah dengan kondisi ambles dengan kedalaman lebih dari 1 meter. Ada juga yang retak dan miring, sehingga sulit dilintasi oleh warga.

Salah seorang warga, Suwanto (72) menuturkan, kerusakan pada jalan permukiman di Kampung Rawa Indah sudah terjadi sejak sekitar Desember 2025 lalu.

Menurut Suwanto, jalan permukiman ambles seiring berjalannya proyek pengerukan kali yang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta.

"Nah itu lagi dikeruk-keruk oleh alat berat itu karena ngeruknya paling nggak tuh 3 meter kedalamannya, akhirnya turun tuh. Akhirnya turun, ya sekarang ambles," kata Suwanto saat ditemui di lokasi, Rabu (15/4/2026).

Diduga, pengerukan lumpur menggunakan alat berat berdampak kepada konstruksi jalan yang melemah dan tak kuat menahan guncangan sampai akhirnya ambles.

Suwanto juga mengungkap, kondisi jalan yang ambles ini mengganggu aktivitas warga.

Sejak awal, ia berulangkali melihat ada anak-anak yang terjatuh saat mencoba melewati jalan yang ambles.

Tak cuma itu, dengan kondisi kerusakan jalan yang separah ini, akses pejalan kaki dan kendaraan juga terdampak.

"Jadi jalanan ini orang yang mau nyeberang jangankan motor, jalan aja susah. Kemarin dengan adanya belum ditanggulangi nih banyak yang jatuh, anak-anak jatuh, ada perempuan-perempuan jatuh," kata dia.

Warga pun berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalanan yang rusak serta memastikan pekerjaan pengerukan lumpur yang dimaksudkan untuk mencegah banjir itu bisa berjalan tanpa merugikan warga.

"Permintaannya ya kalau bisa ya kalau diturap sih boleh-boleh aja untuk bagus ya rencana dari pemerintah. Kalau bisa jalannya itu harus diperhatikan supaya motor maupun orang yang lewat itu tidak terganggu," pungkas Suwanto.

Berita terkait

  • Baca juga: Jalan Dewi Sartika Amblas Akibat Bekas Galian Utilitas
  • Baca juga: Omzet Pedagang Anjlok 70 Persen Imbas Jembatan Kampung Kramat Jaktim-Bekasi Amblas
  • Baca juga: Jembatan Kampung Kramat Penghubung Jaktim-Bekasi yang Amblas Mulai Diperbaiki

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.