Kontroversi Ortu Pelaku Pelecehan FH UI, Minta Anak Tak Disanksi Berat Meski Kasus Viral
Fransisca Ellen Kumala Sari April 15, 2026 06:42 PM

- Reaksi orang tua mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) saat mengetahui anaknya terseret kasus pelecehan seksual verbal menjadi sorotan publik.

Beredar tangkapan layar percakapan grup diduga orang tua mahasiswa yang meminta agar para pelaku tidak dijatuhi sanksi berat oleh pihak kampus.

Dalam percakapan tersebut, terlihat adanya orang tua yang merasa cemas karena kasus dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI ini telah menjadi viral secara nasional.

Terdapat orang tua yang tidak terima dengan tersebarnya isi chat grup tersebut. Alih-alih membela korban, mereka justru menyalahkan sosok yang pertama kali mengungkap pelecehan itu ke media sosial.

Mereka berpendapat bahwa seharusnya kasus ini bisa diselesaikan secara internal oleh pihak kampus, bukan menjadi konsumsi publik yang meluas.

Di sisi lain, kuasa hukum korban, Timotius B. E. Rajagukguk, mengungkapkan bahwa keluarga korban justru berharap agar para pelaku dijatuhi sanksi berat oleh pihak UI.

Menanggapi penolakan dari pihak orang tua pelaku, Timotius menyatakan bahwa pihaknya saat ini tetap fokus pada pendampingan terhadap para korban.

Terkait sanksi, tim kuasa hukum menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada kebijakan pihak universitas.

Pihak UI melalui Satgas PPKS saat ini masih terus melakukan penanganan kasus dengan pendekatan yang berperspektif korban serta menjunjung tinggi asas keadilan dan kerahasiaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.