Banjir Melanda Sejumlah Titik di Indonesia, Sukoharjo hingga Lampung Tergenang Air
Suci BangunDS April 15, 2026 03:30 PM

TRIBUNNEWS.COM - Hujan lebat di berbagai wilayah di Indonesia menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi.

Bencana hidrometeorologi merupakan bencana alam yang dipicu oleh faktor cuaca, iklim, dan kondisi hidrologi (air) seperti curah hujan tinggi, kekeringan, atau suhu ekstrem.

Hujan lebat yang melanda sejumlah daerah pun menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah titik.

Berikut ini Tribunnews.com rangkum sejumlah daerah yang tergenang banjir pada Rabu (15/4/2026):

1. Banjir di Sukoharjo

Hujan lebat melanda daerah Sukoharjo, Jawa Tengah pada Selasa (14/4/2026).

Akibat hujan lebat pada Selasa sejak sore hingga malam hari, sejumlah titik tergenang air.

Salah satu titik yang digenangi air yakni Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Camat Grogol, Herdis Kurnia Wijaya mengatakan, banjir terjadi setelah air di sejumlah sungai kecil yang saling terhubung meluap.

Selain itu, tanggul yang jebol saat hujan melanda juga menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah tersebut.

"Di wilayah Talang Abang diduga ada tanggul yang jebol, kemungkinan karena limpahan air yang cukup besar hingga akhirnya tergerus dan masuk ke wilayah permukiman," ujarnya dikutip dari TribunSolo.com, Rabu (15/4/2026).

Tak jauh dari Grogol, banjir juga menggenangi Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo.

Baca juga: Puluhan Titik di Bandar Lampung Tergenang Banjir, Seorang Warga Meninggal

Bahkan, banjir mulai dirasakan sejak Selasa (14/4/2026) malam.

Total ada 108 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir.

"Hujan mulai turun siang hari dan terus berlangsung sampai sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Air mulai naik sekitar pukul 18.00 WIB, terus meninggi hingga warga akhirnya mengungsi pada malam hari,” kata seorang warga Gentan, Wawan Juniadi.

2. 1 Orang di Lampung Dilaporkan Meninggal Dunia

Banjir juga melanda puluhan titik di Bandar Lampung, Lampung.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Mengutip TribunLampung.co.id, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra mengatakan, puluhan titik banjir tersebut menggenangi kawasan padat penduduk.

"Wilayah terdampak meliputi kawasan padat penduduk hingga jalur utama kota," ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menuturkan, satu orang berjenis kelamin perempuan meninggal dunia.

"Seorang warga bernama Ibu Dewi, yang berdomisili di Garuntang, dilaporkan meninggal dunia akibat banjir," ujarnya.

banjir di Bandar Lampung ini disebabkan hujan lebat dan membuat air sungai serta gorong-gorong meluap.

3. Banjir Bandang di Pasaman

Banjir bandang dilaporkan terjadi di Nagari Simpang, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat pada Selasa (14/4/2026) sore.

Hujan dengan intensitas tinggi disebut jadi penyebab meluapnya dua aliran sungai besar dan merendam kawasan pemukiman.

Kepala Pelaksana BPBD Pasaman, Mardianto mengatakan, ada satu warga yang meninggal dunia karena terseret banjir bandang di kawasan Jembatan Lalang, Nagari Alahan Mati Mudiak, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman.

"Benar, satu orang korban sudah berhasil ditemukan. Korban berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi meninggal dunia," ujar Mardianto.

BPBD juga masih melakukan pencarian satu orang lainnya yang diduga hanyut terseret banjir bandang.

Baca juga: Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Sukabumi, Jalur ke Sagaranten Sempat Lumpuh Total

Mengutip TribunPadang.com, keduanya hanyut saat mencoba keluar dari mobil yang terjebak di tengah kepungan banjir.

Saat hendak menyelamatkan diri, debit air tiba-tiba naik dan menyeret keduanya.

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunSolo.com, Anang Maruf Bagus Yuniar)(TribunLampung.co.id, Dominius Desmantri Barus)(TribunPadang.com, Arif Ramanda Kurnia)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.