Dua Ular Sanca Masuk Permukiman di Jambi, Damkar Lakukan Evakuasi Cepat
Heri Prihartono April 15, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Matahari belum sempat menampakkan sinarnya, namun aktivitas di Kota Jambi sudah diwarnai kejadian tak biasa.

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi dibuat sigap setelah menerima laporan seekor ular masuk ke permukiman warga, Rabu (15/4/2026) pagi.

Laporan tersebut disampaikan oleh Heni, warga Jalan KH Ismail Malik, Lorong Tembesu, Perumahan Kenali Blok N 7 No 15, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo.

Aduan diterima petugas pada pukul 05.47 WIB. Tak butuh waktu lama, tim dari Posyankar Alam Barajo langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 05.54 WIB.

Dengan jarak tempuh sekitar 2,9 kilometer, petugas tiba di lokasi pukul 06.04 WIB.

Di lokasi, warga sudah dalam kondisi waspada. Ular yang belakangan diketahui berjenis sanca itu diperkirakan memiliki panjang sekitar 3 meter.

Komandan Regu (Danru) 2 Pos Alam Barajo, Hendra S, memimpin langsung proses evakuasi bersama tiga personel lainnya.


“Begitu tiba, kami langsung melakukan pengamanan area agar tidak membahayakan warga. Setelah itu ular dijepit menggunakan alat khusus hingga berhasil diamankan,” ujar Hendra.


Ia menjelaskan, proses evakuasi dilakukan menggunakan stick grab dan hook untuk mengendalikan tubuh ular. Setelah itu, bagian mulut ular dilakban guna meminimalisir risiko serangan.

“Penanganan kami lakukan sesuai prosedur. Alhamdulillah, evakuasi berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti,” tambahnya.

Operasi evakuasi berlangsung sekitar 17 menit. Ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban, baik dari warga maupun petugas.

Usai proses evakuasi, tim kembali ke pos pada pukul 07.03 WIB.


Evakuasi Malam Hari di Jambi Timur

Beberapa jam sebelumnya, Damkartan Kota Jambi juga menerima laporan serupa pada Selasa (14/4/2026) malam.

Aduan masuk pada pukul 22.33 WIB dari warga bernama David, yang tinggal di Jalan Letkol M Insya, Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur. Warga melaporkan adanya ular sanca berukuran besar yang ditemukan di bagian bawah atap rumah.

Tim dari Pos Damkar Jambi Timur bergerak menuju lokasi pukul 22.39 WIB dan tiba lima menit kemudian, sekitar pukul 22.44 WIB, dengan jarak tempuh kurang lebih 3 kilometer.

Ular yang dievakuasi diperkirakan memiliki panjang sekitar 3,5 meter dengan berat mencapai 15 kilogram.

Komandan Regu 2 Pos Jambi Timur yang bertugas, Wilopo, mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan terukur.


“Kami langsung melakukan evakuasi menggunakan stick hook dan stick grab. Posisi ular berada di bawah atap, sehingga butuh kehati-hatian saat penanganan,” ujar Wilopo.


Ia menambahkan, setelah berhasil dikendalikan, mulut ular langsung diamankan menggunakan lakban untuk mencegah potensi serangan.


“Alhamdulillah, proses berjalan lancar. Tidak ada hambatan di lapangan, dan ular berhasil diamankan tanpa membahayakan warga,” jelasnya.


Operasi berlangsung sekitar 15 menit. Tim kemudian kembali ke pos pada pukul 23.10 WIB.

 


Peran Laporan Warga dan Layanan Darurat

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandy, mengtalan pihaknya selalu memperioritaskan kecepatan respon tim di lapangan.

Ia menegaskan, laporan masyarakat yang cepat menjadi kunci utama dalam penanganan kejadian seperti ini.


“Respon cepat ini tidak lepas dari peran masyarakat yang segera melapor melalui layanan resmi. Kami terus mengoptimalkan layanan, termasuk melalui Call Center Bahagia 112, hotline Damkar 0741-41171, serta layanan WhatsApp 0811-7113-113 agar masyarakat mudah mengakses bantuan,” ujarnya.

Mustari juga mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba menangani sendiri apabila menemukan hewan liar berbahaya di lingkungan sekitar.


“Segera hubungi petugas. Jangan ambil risiko. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegasnya.


Kejadian beruntun ini menjadi pengingat bagi warga, khususnya di kawasan permukiman yang berdekatan dengan lahan kosong atau semak belukar, agar lebih waspada terhadap potensi kemunculan satwa liar. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi).

Baca juga: Setahun Kepemimpinan Maulana–Diza, Program Kota Jambi Bahagia Mulai Tunjukkan Dampak Nyata

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.