Tribunlampung.co.id, Tanggamus – Medan yang terjal, bebatuan sungai yang licin, serta akses jalan yang sempit dan sulit dijangkau menjadi hambatan utama dalam proses pencarian Sugiyo (60).
Kondisi tersebut membuat tim gabungan harus ekstra hati-hati saat menyisir tepian Sungai Way Semuong, terutama di titik-titik yang memiliki arus deras dan kontur dasar sungai yang tidak stabil.
Sugiyo dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus Sungai Way Semuong saat memancing pada Senin (13/4/2026).
Ia berpamitan kepada keluarga sekitar pukul 14.30 WIB dan terakhir terlihat mengenakan kaus lengan panjang warna kehijauan serta celana training hitam.
Hingga malam hari korban tak kunjung kembali ke rumah.
Situasi semakin mengkhawatirkan setelah debit air sungai meningkat signifikan sekitar pukul 17.00 WIB akibat hujan di wilayah hulu, yang diduga memicu derasnya arus di lokasi korban memancing.
Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, mengatakan pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan dari keluarga korban.
“Kami menerima laporan dari pihak keluarga dan langsung melakukan koordinasi serta turun ke lokasi bersama personel. Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran Sungai Way Semuong, terutama di titik yang biasa menjadi lokasi memancing korban,” kata Iptu Tjasudin, Rabu (15/4/2026).
Dari hasil penelusuran di lapangan, keluarga sempat menemukan jejak kaki yang diduga milik korban di sekitar area memancing, berjarak sekitar 3 kilometer dari rumah.
Temuan tersebut diperkuat keterangan dua warga, Bibit (55) dan Ardi (30), yang sebelumnya melihat Sugiyo berada di sekitar lokasi tersebut saat hendak memancing.
“Dari hasil analisa dan pengumpulan keterangan di lapangan, kuat dugaan korban terseret arus sungai akibat peningkatan debit air pada sore hari,” jelas Iptu Tjasudin.
Proses pencarian turut melibatkan personel gabungan, termasuk Briptu Sigit, serta dukungan masyarakat setempat.
Hingga penyisiran intensif dilakukan sampai sore hari, keberadaan korban masih belum berhasil ditemukan.
Koordinasi juga diperkuat dengan Basarnas, Polres Tanggamus, dan BPBD untuk memperluas jangkauan pencarian.
Tim berencana melanjutkan operasi pada hari berikutnya dengan memperluas area hingga ke wilayah hilir Sungai Way Semuong.
“Pencarian akan dilanjutkan besok pagi dari belakang Pos Subsektor Nyam dan menyisir hingga wilayah Saumil ke arah lepas pantai,” ungkap Iptu Tjasudin.
Ia juga mengimbau masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Jika ada warga yang melihat atau menemukan tanda-tanda korban, segera laporkan kepada aparat setempat agar bisa segera ditindaklanjuti,” tandasnya.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)