- Menteri Keuangan Pakistan, Muhammad Aurangzeb, menyerukan bahwa pihaknya tidak akan menyerah dalam upaya memediasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Aurangzeb mengatakan tujuan Pakistan adalah menjembatani dialog setelah hampir 50 tahun tanpa komunikasi langsung antara kedua negara.
Ia menegaskan bahwa Pakistan sangat ingin melihat keberlanjutan proses dialog tersebut.
“Kepemimpinan kami tidak akan menyerah” dalam upaya membantu AS dan Iran bernegosiasi.
Dilansir dari Times of Israel, pernyataan tersebut disampaikan Aurangzeb dalam wawancara dengan Associated Press pada Rabu (15/4).
Ia mengatakan Pakistan akan terus berupaya mendorong proses diplomasi tersebut bersama para pemimpin terkait.
Selain isu diplomasi, Aurangzeb juga menyebut akan mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat AS pada pekan ini.
Ia bertemu dengan Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer serta Menteri Perdagangan Howard Lutnick untuk membahas isu perdagangan dan keuangan.
Aurangzeb juga dijadwalkan bertemu dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Jumat (17/4).
Sejumlah pertemuan itu disebut menunjukkan upaya Pakistan memperkuat hubungan ekonomi sekaligus berperan dalam diplomasi internasional.
“Kami sangat ingin melihat apakah kami dapat terus melanjutkan dialog ini,” ujarnya di sela pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.
“Kami akan terus berupaya, dan kepemimpinan kami juga berupaya.”