Gelombang Aksi Lintas Kampus Mahasiswa di Makassar Kecam Cover Tempo soal Surya Paloh
Muh Hasim Arfah April 15, 2026 05:05 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sejumlah elemen mahasiswa di Kota Makassar menggelar aksi damai secara serentak di beberapa titik strategis, Rabu (15/4/2026). 

Aksi tersebut berlangsung di depan kampus Universitas Muslim Indonesia, pertigaan lampu merah Jalan Alauddin, depan kampus UIN Alauddin Makassar, depan kampus Universitas Muhammadiyah Makassar, serta kawasan Universitas Negeri Makassar. 

Massa aksi yang didominasi mahasiswa ini tampak membawa spanduk dan poster berisi kecaman terhadap isi serta sampul (cover) majalah Tempo edisi terbaru.

Baca juga: Saan Mustopa Respons Isu Fusi Gerindra-Nasdem, Syahar: Opini Sesat

“Aksi ini adalah bentuk keprihatinan kami sebagai mahasiswa terhadap praktik media yang kami nilai tidak berimbang dan cenderung merendahkan tokoh nasional,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

Aksi di Makassar ini merupakan bagian dari gelombang reaksi yang terjadi secara nasional.

Sebelumnya, ratusan simpatisan Partai NasDem juga mendatangi kantor Tempo di Jakarta untuk memprotes sampul majalah edisi 13–19 April 2026 yang menampilkan karikatur Surya Paloh. 

Kontroversi ini dipicu oleh cover Tempo yang mengangkat isu politik terkait Partai NasDem, termasuk narasi yang menyamakan partai politik dengan entitas korporasi melalui judul yang dinilai provokatif.

Mahasiswa dalam aksinya menutup kegiatan dengan menyerukan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan pers dan tanggung jawab moral media. Mereka juga mengingatkan bahwa kritik terhadap media bukanlah bentuk pembungkaman, melainkan upaya menjaga kualitas demokrasi yang sehat. 

 

Klarifikasi Tempo 

Redaksi Tempo menyampaikan pernyataan resmi menyusul kedatangan pengurus dan kader Partai NasDem ke kantor mereka pada Selasa (14/4/2026). Kedatangan tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi terkait laporan utama Majalah Tempo edisi pekan ini.

Tempo juga menegaskan bahwa laporan utama yang dipublikasikan telah melalui proses jurnalistik yang ketat, termasuk verifikasi data dan penerapan Kode Etik Jurnalistik. Redaksi memastikan setiap informasi yang disajikan bersifat akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Tempo membuka ruang bagi NasDem maupun pihak lain untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan atas isi laporan tersebut. Hal ini disebut sebagai bagian dari komitmen media dalam menjaga prinsip keberimbangan informasi.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Tempo turut mendorong agar setiap keberatan terhadap produk jurnalistik dapat diselesaikan melalui mekanisme yang telah diatur, yakni melalui Dewan Pers.

Dalam pernyataannya, Tempo juga menyampaikan permohonan maaf atas dampak yang ditimbulkan dari sampul laporan utama tersebut, khususnya yang menyinggung Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, beserta kader partai.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga komunikasi terbuka antara media dan pihak-pihak terkait dalam ekosistem demokrasi.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.