Ustaz Solmed Akui Fitnah soal Isu Pendawah SAM Ganggu Pekerjaan, Sejumlah Job Disebut Terdampak
Ayu Miftakhul Husna April 17, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Nama Ustaz Solmed kembali menjadi sorotan setelah terseret dalam isu yang beredar di media sosial terkait seorang pendakwah berinisial SAM.

Isu tersebut mencuat setelah sejumlah pihak mengaku sebagai korban dalam dugaan kasus pelecehan seksual sesama jenis dan menyebut inisial pelaku.

Perkembangan informasi di media sosial memicu spekulasi luas dari warganet.

Di tengah ramainya perbincangan, sebagian pengguna media sosial mulai mengaitkan inisial tersebut dengan Ustaz Solmed.

Akibatnya, akun media sosialnya dibanjiri komentar hingga tudingan.

Padahal, klarifikasi telah disampaikan sebelumnya.

Namun, sejumlah akun disebut masih terus menyebarkan informasi yang dinilai tidak benar.

Merasa dirugikan, pemilik nama asli Saleh Mahmud Munawir itu, akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke Polda Metro Jaya, Jumat (17/4/2026).

Tak sendiri, ia datang didampingi kuasa hukumnya, Alfian Bonjol.

Tak hanya berdampak pada reputasi, Ustaz Solmed mengungkap bahwa tudingan tersebut juga memengaruhi pekerjaannya sebagai pendakwah.

Baca juga: Dikira Pendakwah yang Dilaporkan karena Lecehkan Santri, Ustaz Solmed: SAM Itu Bukan Saya

Ia menjelaskan penyebaran informasi tersebut tidak hanya diketahui dirinya, tetapi juga masyarakat luas.

Menurutnya, situasi itu menimbulkan tekanan karena banyaknya pertanyaan yang harus ia jawab.

Atas kondisi tersebut, ia akhirnya memutuskan untuk berkonsultasi dengan kuasa hukum dan keluarga.

“Sehingga saya berkonsultasi kepada lawyer dan berkonsultasi kepada keluarga bahwa fitnah ini harus kita stop dengan cara memakai hak kita sebagai warga negara melapor kepada pihak berwenang," jelasnya. 

Lebih jauh, ia mengakui dampak dari isu tersebut juga merembet pada pekerjaannya.

“Ya, tentu (sempat ada job yang stop dengan ada kejadian ini) nanti ini akan menjadi pokok materi yang akan kita sampaikan ke teman-teman penyidik.”

Ia menegaskan kerugian yang dialaminya tidak hanya bersifat materi, tetapi juga menyangkut nama baik.

“Iya (dirugikan secara pekerjaan). Kita bicara soal nama saja, kan itu sudah sangat-sangat dirugikan.”

Menurutnya, situasi tersebut juga berdampak secara sosial karena menimbulkan rasa tidak nyaman di lingkungan sekitar.

“Orang bertanya saja kan kasihan. Bahwa fitnah yang menyebar itu membuat orang merasa terganggu juga.”

Ustaz Solmed menilai, penyebaran informasi yang tidak benar itu sudah masuk kategori serius dan harus dipertanggungjawabkan.

Dengan laporan resmi yang telah dilayangkan, ia berharap ada proses hukum yang bisa memberikan kejelasan sekaligus efek jera.

“Dan dengan kita melaporkan ini secara resmi ke Polda Metro Jaya, justru kita ingin meminta pertanggungjawaban atas apa yang kalian tulis, yang kalian muat, yang kalian posting sebagai bentuk pertanggungjawaban atas fitnah yang dilontarkan," pungkasnya. 

Baca juga: Ustaz Solmed Klarifikasi Tudingan Pelecehan Santri, Tegaskan Namanya Bukan Pendakwah Inisial SAM

Ustaz Solmed Klarifikasi Tudingan Pelecehan Santri, Tegaskan Namanya Bukan Pendakwah Inisial SAM

Sebelumnya, suami dari April Jasmine itu telah memberikan klarifikasi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Instagram @ustad_solmed.

Melalui unggahan tersebut, Solmed menegaskan bahwa inisial SAM tidak berkaitan dengan dirinya.

 Ia bahkan menyebut inisial yang sesuai dengan namanya berbeda dari yang sedang ramai diperbincangkan.

"INFO PENTING

Lagi rame nih soal inisial SAM.

Nama saya = Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau mau pakai inisial ya SMM bukan SAM.

kok bisa-bisanya sih pada nyasar ke ig saya?," ujar Ustaz Solmed, dikutip Tribunnews, Sabtu (14/3/2026). 

Masih dalam unggahan yang sama, Solmed juga menyinggung komentar negatif dan tudingan yang diarahkan kepadanya di media sosial.

Ia meminta agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut.

"ya udah, gini aja deh, yg udah pada nitip sendal dan jeruk di akun ig saya, plus udah ikut memfitnah dan buruk sangka ke saya, biar urusan ini di akhirat tidak berkepanjangan," lanjutnya.

Baca juga: Pendakwah Berinisial SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri atas Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Santri

Kronologi Kasus Ustaz Inisial SAM

Seperti diketahui, seorang ustaz berinisial SAM dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh lima orang santri yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual sesama jenis.

Laporan tersebut disebut telah masuk sejak sekitar lima bulan lalu.

Perkembangan terbaru, kuasa hukum para korban menyatakan bahwa perkara tersebut kini telah naik ke tahap penyidikan.

Wati Trisnawati selaku kuasa hukum korban menyebut dugaan tindakan pelecehan seksual itu terjadi dalam rentang waktu yang cukup panjang, yakni sejak 2017 hingga 2025.

"Modusnya, korban diiming-imingi akan disekolahkan ke luar negeri," ungkap Wati, dikutip Tribunnews dari YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (14/3/2026). 

Wati juga menjelaskan bahwa pada 2018 kasus tersebut sempat mencuat.

Saat itu, ustaz berinisial SAM disebut telah meminta maaf kepada para korban dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Namun, menurut keterangan pihak kuasa hukum, dugaan kejadian serupa kembali terjadi pada 2025. Kondisi itulah yang kemudian mendorong para korban mengambil langkah hukum.

"Tak ingin ada korban baru, kelima santri tersebut memutuskan untuk melaporkan SAM ke polisi," tuturnya menambahkan.

(Tribunnews.com, Rinanda) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.