TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng kembali menggelar konferensi internasional bertajuk The 6th International Conference on Humanity, Education, Language, Arts, and Culture (ICHELAC 6) pada 29–30 Mei 2026.
Kegiatan ini akan berlangsung secara virtual dengan melibatkan akademisi dari dalam dan luar negeri.
Mengangkat tema “Humanizing Education in the Age of Artificial Intelligence: Ethical, Cultural, and Linguistic Integration for Global Learning Ecosystem”, konferensi ini menjadi ruang refleksi akademik dalam merespons pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) di dunia pendidikan.
Fokus utama diarahkan pada upaya menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah disrupsi teknologi.
Baca juga: Mahasiswa Unika Ruteng Ungkap Manfaat Program MBG bagi Siswa dan Petani
Ketua panitia, Dr. Tobias Gunas, S.S., M.Pd., menyebut ICHELAC sebagai agenda tahunan strategis yang berkontribusi pada penguatan kapasitas akademik kampus.
Ia menegaskan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan pendidikan masa kini, sekaligus mendorong integrasi lima bidang utama: humanity, education, language, arts, dan culture.
Konferensi ini akan menghadirkan empat pembicara utama, terdiri dari akademisi nasional dan internasional, serta dua pembicara undangan dari Unika St. Paulus Ruteng.
Para narasumber akan mengulas berbagai isu, mulai dari etika penggunaan AI, transformasi pembelajaran, hingga pelestarian bahasa dan budaya di era digital.
ICHELAC 6 juga membuka ruang diskusi multidisipliner yang mencakup nilai kemanusiaan, inovasi pendidikan, keberagaman bahasa, ekspresi seni, serta dinamika budaya dalam ekosistem global berbasis teknologi.
Terbuka bagi mahasiswa, akademisi, dan peneliti, konferensi ini menawarkan e-sertifikat serta peluang publikasi ilmiah dalam prosiding ber-ISSN dan DOI, hingga jurnal terindeks Scopus.
Pelaksanaan secara daring melalui Zoom diharapkan memperluas partisipasi global dan memperkuat kontribusi akademik Unika Ruteng di tingkat internasional.